Presiden Menginap di IKN dengan Tenda Sederhana tapi Tetap Aman

Ilustrasi. Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi tiba di Bandara Internasional Sultan Adji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Kalimantan Timur,
Ilustrasi. Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi tiba di Bandara Internasional Sultan Adji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Kalimantan Timur,
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id –Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menginap di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur, dengan tenda sederhana namun tetap dijamin penuh keamanannya.

”Kami ketika menginap di IKN ini tentunya apa adanya. Bapak Presiden kami siapkan tenda yang sederhana dan lain-lain, tentunya tidak mengurangi keamanan beliau,” kata Heru dalam konferensi pers secara daring disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, seperti dilansir dari Antara, Minggu (13/3).

Heru menjelaskan akan turut menginap di kawasan IKN bersama dengan Presiden Jokowi, yakni para tokoh masyarakat, jajaran seperti Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Panglima Kodam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso, Kepala Polda Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Imam Sugianto. Presiden dijadwalkan menginap di kawasan IKN pada Senin (14/3).

Sedangkan pada Minggu (13/3) malam, Presiden berada di Balikpapan, Kaltim, memberikan pengarahan kepada para gubernur dari seluruh wilayah Indonesia. Pada Senin (14/3), Presiden akan berangkat ke IKN Nusantara. Setibanya di IKN Nusantara, Presiden bersama-sama para gubernur akan melakukan kegiatan memanjatkan doa untuk kelancara pemindahan dan pembangunan IKN.

”Bapak Presiden mengajak 34 gubernur adalah bahwa kita harus bersama-sama elemen masyarakat untuk menyukseskan program IKN ini, dan tentunya ini adalah program yang cukup besar sehingga semua elemen masyarakat diminta mendukung dan mohon doanya,” ujar Heru.

Sementara itu, Panglima Kodam (Pangdam) VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso menjelaskan, telah menyiapkan total 2.064 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kunjungan presiden ke Kaltim dan khususnya ke IKN Nusantara. Bersama jajaran Polda Kaltim, Kodam Mulawarman akan mengamankan ring II dan ring III Presiden Jokowi, sementara ring I akan dijaga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

”Segala kemungkinan sudah diantisipasi. Situasi kondisi sekarang paling rawan perubahan cuaca tak menentu, seperti beberapa hari ini hujan. Kami berharap selama kegiatan di IKN nanti cuaca cerah, jadi kegiatan bisa lancar aman,” ujar Teguh.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi tiba di Bandara Internasional Sultan Adji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (13/3) pukul 16.00 wita. Kedatangan presiden dan rombongan disambut Gubernur Kaltim Isran Noor beserta Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto.

Para Gubernur se-Indonesia pun telah mulai berdatangan sejak kemarin di Balikpapan, khusus dikumpulkan presiden di IKN Nusantara. Gubernur Isran Noor menyampaikan permohonan dukungan dan restu kepada para Gubernur se-Indonesia, agar IKN bisa lancar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim Muhammad Faisal mengatakan, presiden akan berkemah di IKN Nusantara, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Para gubernur akan hadir dengan membawa air 1 liter dengan kemasan khas daerah dan tanah 2 kilogram dari lokasi yang bersejarah adat budaya di wilayahnya masing-masing. Namun, para Gubernur kecuali Gubernur Kaltim tidak ikut kegiatan kemah presiden di IKN.

”Air dan tanah yang dibawa Gubernur dari 34 provinsi di Indonesia ini akan digabungkan di satu titik di IKN Nusantara atau disebutnya seremoni Gentong Nusantara,” kata Faisal. (jpc/jm)

  • Dipublish : 14 Maret 2022
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami