Presiden, Menteri, PNS, PPPK, TNI, Polri Mendapat THR dan Gaji ke-13

Kantor Kementerian Keuangan RI/ Istimewa
Kantor Kementerian Keuangan RI/ Istimewa
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Jaringanmedia.co.id – Pemerintah memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan. Kebijakan tersebut tertuang dalam PP Nomor 63 Tahun 2021 yang kemudian dipertegas dalam PMK Nomor 42/PMK.05/2021 yang diteken Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 29 April 2021.

Dalam peraturan menteri keuangan (PMK) disebutkan, para penerima gaji ke-13 dan THR terdiri atas PNS dan calon PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara.

Para pejabat negara ini di antaranya presiden, wakil presiden, DPR, MPR, DPD, DPRD, kepala daerah, menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga, pejabat setingkat menteri, dan pejabat negara lainnya yang ditentukan undang-undang.

Ini berbeda dengan pemberian THR dan gaji ke-13 pada 2020. Di mana saat itu THR hanya diberikan untuk ASN, TNI, Polri di bawah golongan III. Pejabat eselon I dan II serta pejabat negara lainnya tidak diberi THR. Para pejabat hanya mendapatkan tunjangan gaji ke-13.

BACA JUGA: Ini Penyebab Gaji ke 13 dan THR ASN, TNI dan Polri tidak Penuh

Menurut Sri Mulyani, pemberian THR dan gaji ke-13 ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada aparatur negara yang telah bekerja maksimal selama pandemi.

Di samping sebagai upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi. Adapun besaran THR dan gaji ke-13 yang diterima masing-masing aparatur adalah gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, tunjangan jabatan atau umum sesuai jabatan dan pangkatnya.

PMK juga menyebutkan THR dan gaji ke-13 bagi wakil menteri, paling banyak 85 persen dari THR dan gaji ke-13 yang diberikan kepada menteri.

“THR dan gaji ke-13 yang diberikan tahun ini tidak termasuk tunjangan kinerja, tambahan penghasilan pegawai, insentif kinerja, insentif kerja, tunjangan khusus, dan berbagai tunjangan lain,” ungkap Sri Mulyani.

Sebelumnya Menkeu menegaskan, pencairan THR dilakukan H-10 Idulfitri dan paling lambat H-5. Sedangkan gaji ke-13 disalurkan Juni 2021. (jpnn/jm)

  • Dipublish : 30 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami