PSBB Diterapkan di Makassar, Ojol Dipastikan Hanya Bisa Antar Makanan

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar sepertinya sudah mempersiapkan langkah teknis untuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah diusulkan ke Kementerian Kesehatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said, mengatakan jika nanti PSBB diterapkan di Makassar akan terjadi perubahan jumlah penumpang di transportasi umum.

“Kendaraan penumpang baik itu angkutan publik atau individu maksimal muatannya 50 %,” kata Mario kepada Fajar.co.id, Kamis (16/4/2020).

Bukan hanya itu, kata Mario, ojek online (ojol) hanya akan diperbolehkan mengantar makanan atau barang saja, yang artinya tidak boleh mengambil orderan penumpang lagi.

“Begitu pula dengan angkutan daring roda empat hanya 50 % dan roda 2 cuma bisa mengantar makanan dan barang. Sama dengan angkutan penyebrangan ke pulau maksimal muatannya 50%,” jelasnya.

Menurut Mario, hal tersebut demi mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas lagi. Sebagaimana diketahui Makassar sebagai epicentrum Covid-19 di Sulsel.

Disinggung mengenai adanya penutupan sebagain jalan nanti. “Kalau mengenai itu kebijakannya ada di kecamatan masing-masing dan koordinator lapangan adalah Asisten 1,” terangnya. (ikbal/fajar)

  • Dipublish : 16 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami