Pulau Sebaru Jadi Tempat Observasi, Pemprov DKI Minta Warga Tidak Perlu Khawatir

WNI kru kapal World Dream dievakuasi ke KRI dr Soeharso-990 kemarin. Ke-188 WNI menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil selama 14 hari. (Dok. TNI AL)
WNI kru kapal World Dream dievakuasi ke KRI dr Soeharso-990 kemarin. Ke-188 WNI menjalani observasi di Pulau Sebaru Kecil selama 14 hari. (Dok. TNI AL)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyatakan siap mendukung proses observasi terhadap 188 WNI dari kapal pesiar World Dream di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu. Pemprov DKI tidak keberatan wilayahnya digunakan untuk proses observasi virus Korona.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, Pemprov sudah melakukan sosialisasi kepada warga Kepulauan Seribu agar tidak khawatir tekait adanya observasi virus Korona. Proses sosialisasi telah dimulai sejak Senin (24/2).

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena kami akan lakukan sesuai standar operasional prosedur dari Kementerian Kesehatan,” kata Widyastuti, Jumat (28/2).

Meski begitu,Widyastuti tetap mengimbau agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Hal ini guna menjaga daya tahan tubuh warga di tengah musim penghujan agar tak mudah terserang penyakit.

“Kita wajib menerapkan gaya hidup bersih dan sehat untuk mencegah berbagai penyakit. Membiasakan diri mencuci tangan dengan bersih, menjaga kondisi tubuh dengan konsumsi makanan seimbang, rutin melakukan aktivitas fisik, dan rutin melakukan cek kesahatan,” jelas Widyastuti.

Pemprov DKI Jakarta juga memberikan layanan informasi lebih lanjut terkait COVID-19. Bagi masyarakat yang memerlukan dapat menghubungi call center Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dengan nomor 081388376955.

Sebelumnya, Kogabwilhan melepas Satgas bantuan kemanusiaan untuk membantu observasi WNI dari kapal World Dream di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta. Pelepasan dipimpin langsung oleh Pangkogabwilhan Laksamana Madya TNI Yudo Margono.

Yudo mengatakan, observasi di Pulau Sebaru memiliki konsep hampir sama dengan yang dilakukan di Natuna beberapa waktu lalu. Hanya tempatnya saja yang berbeda. Satgas diberangkatkan dengan KRI Banda Aceh.

Yudo menuturkan, WNI dari kapal World Dream akan ditransfer ke KRI Soeharso (SHS) di perairan Bintan, Kepulauan Riau pada pukul 10.00 WIB, Rabu (26/2). Setelah itu sekitar pukul 14.00 WIB KRI akan langsung bertolak ke Pulau Sebaru.

“Harapannya kita hari Jumat mereka sudah datang di Sebaru kurang lebih jam 16.00 nanti akan kita transfer ke darat. Kita laksanakan tindakan observasi seperti yang kemarin kita laksanakan di Lanud Saden Sajad,” imbuhnya. (jp/jm)

  • Dipublish : 28 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami