Puluhan Ribu Warga Jepang Desak Wisma Atlet Dipakai Tempat Tunawisma

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id,- Sebuah organisasi masyarakat di Tokyo membuat petisi yang ditujukan kepada pemerintah kota dan panitia Olimpiade 2020. Petisi itu berisi desakan agar wisma atlet yang kosong untuk sementara dipakai sebagai tempat perlindungan bagi tunawisma selama pandemi Covid-19 masih menjalari ibu kota Jepang tersebut.

Sampai saat ini, petisi online itu sudah mendapat dukungan puluhan ribu tanda tangan. ’’Kami belum tahu berakhirnya masa darurat ini. Karena itu, semua harus mulai mengubah cara pandang untuk berbagai hal,’’ kata Ren Ohnishi, ketua organisasi The Moyai Support Center for Independent Living, kepada AP.

Ohnishi menjelaskan, perubahan cara pandang itu termasuk aktivitas yang dijalankan setiap orang. Selain itu, penyaluran bantuan kepada orang-orang yang membutuhkan harus tepat sasaran. Terkait dengan pemberian tempat tinggal sementara, dia dan organisasinya meyakini penggunaan wisma atlet Olimpiade untuk masyarakat tunawisma Tokyo adalah langkah paling tepat saat ini.

Pemerintah Metropolitan Tokyo belum merespons petisi tersebut. Panitia Olimpiade setali tiga uang.

Kampung atlet Olimpiade Tokyo saat ini memang sudah siap digunakan. Di dalam kompleks tersebut, terdapat 24 tower yang menurut rencana menampung 11 ribu atlet Olimpiade dan 4.400 atlet Paralimpiade. Karena Olimpiade resmi ditunda sampai setahun ke depan, tempat itu tidak berfungsi maksimal.

Berdasar data terakhir yang dihimpun AP, ada 1.000 warga tunawisma di Tokyo. Belum lagi 4.000 orang yang menetap di warung-warung internet (warnet) yang tersebar di pinggiran Kota Tokyo. Mereka menetap di sana dengan biaya sewa per jam lantaran tidak mampu membayar sewa tempat tinggal yang begitu mahal di kota tersebut.

Ohnishi mengungkapkan, tunawisma sangat rentan terpapar Covid-19 karena tidak memiliki tempat bernaung untuk mematuhi anjuran pemerintah berupa pembatasan sosial. ’’Karena itu, untuk sementara, mereka harus ditempatkan di lokasi yang layak,’’ tuturnya. (jp)

  • Dipublish : 20 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami