PUPR: 460 Ribu Unit Rumah Subsidi Siap Dijual

Ilustrasi pembangunan perumahan (Dok. JawaPos.com)
Ilustrasi pembangunan perumahan (Dok. JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id, JAKARTA – Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Perumahan Kementerian PUPR, Fitrah Nur menyebutkan, bahwa saat ini ada sekitar 460 ribu unit stok rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) siap dijual.

“Berdasarkan data pasti saat ini ada 460 ribu unit stok rumah MBR yang siap dijual,” kata Fitrah di Jakarta, Jumat (20/8/2021).

Untuk terus berjalannya program satu juta rumah tersebut, PUPR akan memberikan bantuan prasarana, sarana, serta utilitas (PSU) bagi pengembang yang mau membangun rumah untuk MBR.

“Bantuan PSU merupakan insentif bagi pengembang yang mau membangun rumah MBR, di mana rumah yang dibangun, harganya telah ditetapkan oleh pemerintah dan bisa dibeli dengan subsidi dari pemerintah, seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” ujarnya.

Pengembang yang membangun rumah MBR, kata Fitrah, akan mendapat insentif berupa bantuan PSU paling banyak 30 persen dari rumah yang mereka bangun.

“Bantuan PSU ini sebetulnya cukup membantu,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR mengaku telah menyalurkan dana FLPP sebanyak 72,02 persen per 10 Agustus 2021 dari target 157.500 unit di sepanjang tahun ini.

Dana yang tersalurkan untuk FLPP sebanyak Rp12,37 triliun atau 113.438 unit rumah MBR, dengan total penyaluran periode 2010-2021 sebanyak 878.293 atau Rp67,96 triliun.

Bank penyalur tertinggi adalah BTN, yaitu sebanyak 60.042 unit. Kemudian, BTN Syariah 14.004 unit, BNI 12.269 unit, BRI 6.582 unit, dan Bank BJB 3.577 unit.

“Dengan pencapaian ini, maka target kemungkinan tercapai pada Oktober 2021 atau sebelum tutup tahun nanti,” kata Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin. (fin/jm)

  • Dipublish : 20 Agustus 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami