Quality Control Ternak, Bagian Jaga Amanah Pekurban

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan Dompet Dhuafa terhadap hewan-hewan yang siap didistribusikan dari pekurban kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. (Foto: (Dompet Dhuafa for JawaPos.com)
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan Dompet Dhuafa terhadap hewan-hewan yang siap didistribusikan dari pekurban kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. (Foto: (Dompet Dhuafa for JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Sepuluh hari lagi, umat Islam akan merayakan hari besar Idul Adha 1441 H. Puluhan ribu hewan kurban (setara domba/kambing) telah diamanahkan oleh para pekurban kepada Dompet Dhuafa, untuk dipotong dan disalurkan ke orang-orang yang berhak menerimanya. Demi memastikan amanah para pekurban tersebut sesuai dengan yang telah diamanahkan, Dompet Dhuafa melakukan Quality Control (QC) ke setiap mitra-mitra peternaknya.

Di peternakan EduFarm di Serang, Banten, salah satu peternakan Dompet Dhuafa di atas lahan wakaf, Dompet Dhuafa Banten melakukan QC terhadap hewan-hewan yang akan dikurbankan, sejak Selasa (21/7).

“Di Banten, ditargetkan sebanyak 3000 hewan akan dikurbankan. Sebelum ribuan hewan kurban ini akan didistribusikan, kami pastikan hewan-hewan tersebut sudah sesuai dengan kriteria seperti yang disyariatkan oleh islam dan diamanahkan oleh para pekurban,” terang Mokhlas, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten.

Pada QC hewan-hewan kurban, banyak poin yang menjadi perhatian para tim QC dalam menentukan kelayakan hewan kurban. Utamanya adalah bobot telah mencapai batas minimum, yaitu 23 hingga 28 Kg untuk kategori domba/kambing standar, kemudian 29 hingga 34 Kg untuk kategori medium, dan >35 untuk kategori premium. Sedangkan untuk sapi bobot standar harus mencapai 250 Kg.

“Quality Control ini untuk memastikan hewan-hewan yang akan dibeli untuk dikurbankan, sesuai dengan kaidah syariah, termasuk bobot, kesehatan, dan kriteria lainnya terpenuhi. Sehingga para pekurban tidak perlu khawatir akan ibadah kurbannya,” ujar Mokhlas yang juga menjadi tim Quality Control THK di kawasan Banten.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan Dompet Dhuafa terhadap hewan-hewan yang siap didistribusikan dari pekurban kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. (Foto: Dompet Dhuafa for JawaPos.com)

Hal-hal kecil lainnya juga tak lepas dari perhatian para tim QC, seperti kesehatan mata, tanduk, mulut, kaki, ekor, kebersihan kandang, bulu, pakan, bahkan para peternaknya.

Setelahnya, tim QC akan menentukan lolos tidaknya calon hewan kurban. Jika ada hewan kurban yang tidak lolos, atau belum sesuai kriteria, maka peternak harus menggantinya dengan yang sesuai. Hal tersebut akan dicek kembali oleh tim QC di hari-hari selanjutnya.

Di peternakan EduFarm ini, sebanyak 600 ekor kambing/domba dan 23 ekor sapi telah ditargetkan oleh Dompet Dhuafa untuk didistribusikan ke kawasan Banten. Mokhlas menyebutkan, jumlah yang ditargetkan tersebut saat ini telah tercapai.

“Alhamdulillah, jumlah hewan kurban yang ditargetkan sudah tercapai. Semuanya telah melewati QC tahap pertama. Beberapa hewan ada yang memang membutuhkan perhatian khusus, supaya tetap sesuai dengan kriterianya hingga tiba hari penyembelihan. Kini tugas para peternak adalah menjaga hewan-hewan ini tetap sehat, bersih, dan semakin meningkat bobotnya,” tutupnya.

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. Selama 27 tahun, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR. (jp)

  • Dipublish : 27 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami