Raja Hutan Sebelum Digeser

Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Oleh: Ustd. Sentot Abu Thoriq

Raja Hutan Harimau Memang Raja Yang Hebat Dengan Karakter Buas Terarah Yang Baik…
Saat Memburu Mangsanya, Yakni Kijang Memang Dikejar Tanpa Lelah Sampai Menumpahkan Darah, Untuk Memperturutkan Nafsu Makan Nya Yang Memang Bukan Hanya Lapar, Tapi Untuk Memberi Makan Keluarga Dan Kroninya. Adakah Karakternya Untuk Menyimpan Atau Menabung Ini Yang Tidak Ada, Selesai Makan Kenyang Kemudian Terserah Yang Lain,Kemudian Berbagi. Selesai Dan Itu Halal

Bagaimana Dengan Manusia Hari Ini, Ternyata Lebih Buas Dari Harimau Si Raja Hutan. Belum Sifat Bakhil Dan Pelitnya Lagi. Menyimpan Dan Memperkaya Diri, Kemudian Tidak Peduli Halal Dan Haramnya

Nauzubillah Min Dzalik…

Raja Hutan Buas Nampaknya, Tapi Tidak Mewariskan Dan Indah Berbagi. Kenyang Sisanya Terserah Kalian. Dan Tidak Ada Hukum Haram Dalam Taman Margasatwa…
Manusia Hari Ini Bukan Hanya Buas. Serakah Bahkan Menyimpan Untuk Diwariskan Apa Lagi Tidak Peduli Halal Haram.
Hari Ini Komunitas Manusia, Yang Mengelola Sistem Perbankan Yang Jelas Riba Itu Haram..
Anda Bisa Bayangkan Seandainya Sistem Perbankan Riba Diterapkan Ditaman Margasatwa?
Demokrasi Merusak, Sistem Ribawi Merusak
Sistem Yang Tidak Dituntun ALLAH SWT Pasti Rusak.
Margasatwa Saja Tidak Mau Pakai Itu, Ikut Kehendak ALLAH SWT, Sementara Ini
Manusia Atau Margaurang Tetap Bertahan Dan Menjalankan Sesuatu Yang Tidak Dikendaki Allah Swt…

Cerdas Mana
Margasatwa Atau Margaurang

Mari Berfikir Sehat Dan Cemerlang, Bismillah….

  • Dipublish : 25 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami