Rakyat Perlu Gotong Royong, Aksi Jokowi End Game Dinilai Minim Empati

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, JAKARTA – Media sosial (medsos) dihebohkan dengan beredarnya poster bernada provokatif dan memanaskan situasi. Poster tersebut bertajuk: Jokowi End Game. Ada ajakan kepada massa untuk menggeruduk Istana Negara dalam aksi unjukrasa pada Sabtu (24/7) hari ini.

“Presiden Joko Widodo telah berkali-kali terbuka dan menghargai berbagai kritik dari berbagai pihak. Kritik tersebut menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan. Termasuk dari pihak-pihak lain.,” kata Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Juri Ardiantoro di Jakarta, Sabtu (24/7).

Menurutnya, Pemerintah memahami kehidupan masyarakat saat ini sedang mengalami tekanan yang tidak ringan. Namun, kebijakan pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat harus diambil. Tujuannya menurunkan angka penularan Covid-19 yang sedang tinggi. Selain itu, guna mencegah lumpuhnya rumah sakit akibat kewalahan menerima pasien.

Kebijakan pembatasan ini juga dibarengi dengan usaha-usaha untuk meringankan beban hidup masyarakat. Terutama warga  yang memiliki ketergantungan pada penghasilan harian.

“Pemerintah menambah bantuan berupa pembagian beras, pendirian dapur-dapur umum. Ada juga yang yang sudah berjalan seperti subsidi listrik, bansos, BLT dana desa, subsidi kuota internet, Program Keluarga Harapan (PKH), dan kartu sembako,” tuturnya.

Pemerintah, lanjut Juri, juga membangun sistem yang memudahkan dan meringankan pasien COVID-19. Termasuk bagi yang sedang menjalani isolasi mandiri dengan layanan telemedicine dan obat gratis.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah empati terhadap semua yang berjuang memerangi Covid-19. Terutama kepada para tenaga kesehatan, dan saudara-saudara kita yang sedang berjuang sembuh,” jelasnya.

Dikatakan, kunci untuk bisa mengatasi pandemi COVID-19 adalah kebersamaan. Hal itu bisa dimulai dari bersama-sama mematuhi protokol kesehatan, hingga bergotong royong membantu masyarakat sekitar yang sedang isoman.

“Banyak saudara kita yang membutuhkan obat-obatan dan alat kesehatan untuk sembuh dari Corona. Banyak juga saudara-saudara yang sedang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita harus gotong royong bersama mengatasi semua kesulitan ini,” pungkasnya. (fin/jm)

  • Dipublish : 24 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami