Ratusan WNI Terancam Corona

FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.
FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur mengimbau kepada seluruh WNI yang menghadiri acara tablig akbar di Masjid Sri Petaling, Malaysia pada 28 Februari hingga 1 Maret 2020, untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan pemerintah Malaysia, terutama bagi yang merasa mengalami gejala COVID-19.

Pasalnya, Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan terdapat 12 kasus virus corona baru pada Kamis (12/3). Belasan orang itu diketahui, sempat menghadiri sebuah acara tablig akbar di Masjid Sri Petaling yang diikuti oleh 10 ribu peserta dari berbagai negara, termasuk 696 warga negara Indonesia (WNI).

“Khusus bagi WNI yang telah menghadiri acara tabligh di Masjid Sri Petaling diharapkan melaksanakan imbauan Kementerian Kesehatan Malaysia, salah satunya segera meminta pemeriksaan dan penanganan kepada rumah sakit yang telah ditetapkan sekiranya mengalami gejala demam diikuti batuk dan gangguan pernapasan,” bunyi KBRI Kuala Lumpur, dalam pernyataan resminya, Jumat (13/3).

Selain itu, KBRI Kuala Lumpur juga mengimbau kepada seluruh WNI yang ikut acara yang dihadiri 10 ribu peserta dari berbagai negara itu untuk menghubungi pusat krisis dan tanggap darurat corona pemerintah Malaysia agar mendapat pengarahan lebih lanjut dari Kemenkes Malaysia.

KBRI Kuala Lumpur juga mengimbau WNI peserta tabligh akbar untuk melakukan karantina mandiri atau menjaga jarak setidaknya 1 meter dari orang-orang sekitar selama 14 hari sejak berpartisipasi dalam acara tersebut.

Ratusan WNI itu juga diharapkan menghubungi KBRI Kuala Lumpur untuk pendataan dan pemantauan.

Berdasarkan laporan sejumlah media lokal Malaysia, ada 27 warga negara lain yang ikut dalam acara tersebut. Selain Malaysia dan Indonesia, peserta lain dalam tabligh akbar itu di antaranya berasal dari Filipina, Thailand, Vietnam, Singapura, Kamboja, Brunei Darussalam, China, Korea Selatan, Jepang, Australia, hingga Jerman.

Hingga saat ini, KBRI Kuala Lumpur menuturkan tidak terdapat laporan WNI yang terjangkit COVID-19 di Malaysia. Per Kamis (12/3), Malaysia memiliki 158 kasus virus corona. Sebanyak 32 orang telah dinyatakan sembuh. (der/fin/jm)

  • Dipublish : 14 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami