Rekening FPI Dibekukan, Begini Respons Polri

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (Polri/Antara)
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (Polri/Antara)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin telah melarang dan membubarkan Front Pembela Islam (FPI). Dan sejak 30 Desember 2020 lalu, rekening FPI sudah dibekukan pemerintah.

Hal ini dibenarkan oleh Aziz Yanuar yang diketahui sempat menjadi tim hukum FPI sebelum ormas itu dinyatakan terlarang. “Iya (dibekukan sejak Rabu (30/12),” kata Aziz dikutio Pojoksatu (Jawa Pos Group), Senin (3/1).

Menurut dia, pembekukan tersebut sebagai bentuk kezaliman pemerintah. “Itulah bukti kezaliman, organisasi dibubarkan dan uangnya diduga digarong,” tambah Aziz.

Namun, Aziz belum mau mengungkap berapa rekening mereka yang dibekukan dan berapa jumlah uang di dalamnya.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku belum mendapat info terkait adanya kabar pemblokiran rekening dan aset FPI yang telah dilarang berdasarkan Surat Keputusan Bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan badan.

“Saya belum mendapat info (soal adanya pemblokiran itu),” kata Argo saat dikonfirmasi terpisah. (jawapos.com)

  • Dipublish : 4 Januari 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami