Resmi Jadi Tersangka, Rizieq Shihab Terancam Dibui Enam Tahun

Pemimpin Organisasi Masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa para pendukungnya saat tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,  Selasa (Pemimpin Organisasi Masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa para pendukungnya saat tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,  Selasa (10/11/2020). Habib Rizieq yang bertolak dari Jeddah menggunakan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 816 tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Kedatangannya disambut ribuan simpatisan yang memadati area bandara. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
Pemimpin Organisasi Masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa para pendukungnya saat tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (Pemimpin Organisasi Masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa para pendukungnya saat tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020). Habib Rizieq yang bertolak dari Jeddah menggunakan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 816 tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Kedatangannya disambut ribuan simpatisan yang memadati area bandara. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab (MRS) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab. Rizieq dijerat dengan 2 pasal berbeda, dan terancam pidana 6 tahun penjara.

’’Penyelenggara saudara MRS sendiri (dijerat) Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP,’’ kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12).

Pasal 160 KUHP berbunyi: Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Sedangkan Pasal 216 KUHP berbunyi, Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barangsiapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000.

Sebelumnya, Polda Metro Jawa menetapkan 6 orang tersangka terkait kasus kerumunan massa di acara pernikahan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Penetapan tersangka ini turut menyerat beberapa nama besar.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu Rizieq selaku penyelenggara, SL selaku penanggung jawab acara, HU selaku Ketua Panitia, A selaku Sekretaris Panitia, MS sebagai penanggung jawab keamanan, SL selaku penanggung jawab acara, dan HI sebagai kepala seksi acara.’’Enam orang ditingkatkan status hukumnya dari saksi menjadi tersangka,’’ kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya,  Selasa (10/12).

Yusri mengatakan, penetapan tersangka itu berdasarkan hasil gelar perkara pada 8 Desember 2020. Dalam kasus ini Rizieq dikenakan pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP. Sedangkan 5 tersangka lainnya dijerat Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. (jp)

  • Dipublish : 10 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami