Ruang Rawat Wisma Atlet Terisi 75,97 Persen

RSDC Wisma Atlet. (Issak Ramdhani/Fajar Indonesia Network)
RSDC Wisma Atlet. (Issak Ramdhani/Fajar Indonesia Network)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Ruang rawat inap di Tower 4, 6, dan 7 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta hampir penuh. Saat ini, sudah terisi 3.361 pasien dari 4.424 tempat tidur yang tersedia. Jika diprosentase angkanya mencapai 75,97 persen pada Minggu (27/12).

“Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 6 dan 7 sebanyak 3.361 orang. Terdiri dari 1.724 pria, 1.637 wanita,” ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian di Jakarta, Minggu (27/12).

Dia mengatakan 821 orang masih mengisi ruangan isolasi mandiri Tower 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Mereka terdiri dari 525 pria dan 296 wanita. “Jumlah ini berkurang 75 orang dari jumlah pasien isolasi mandiri di Tower 5 yang dilaporkan pada Sabtu (26/12) lalu. Yakni 896 orang terdiri dari 567 pria dan 329 wanita,” ucapnya.

Berdasarkan data tempat tidur, lanjut Aris, Tower 6 memiliki 1.300 tempat tidur, Tower 7 memiliki 1.578 tempat tidur, Tower 4 Wisma Atlet memiliki 1.546 tempat tidur, dan Tower 5 memiliki 1.570 tempat tidur.

Pemerintah pertama kali membuka Tower 6 dan 7 Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat khusus penanganan COVID-19 sejak 23 Maret 2020. Tower tersebut yang digunakan sebagai ruang rawat inap pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Kemudian, pemerintah membuka lagi Tower 4 dan 5 yang dikhususkan menjadi ruang karantina pasien dengan kondisi tanpa gejala (asimtomatis). Selain itu, juga untuk pasien yang tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi COVID-19.

Sementara itu, Kepala Sekretariat RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Kesehatan Laut dokter R M Tjahja Nurrobi menginformasikan adanya alih fungsi Tower 4 sebagai ruang perawatan pasien, bukan lagi sebagai ruang isolasi mandiri pada Senin (30/11) lalu.

Kemudian pada Selasa (22/12), Komandan Lapangan RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut Muhammad Arifin juga menginformasikan alih fungsi Tower 5, semula ruang isolasi mandiri menjadi ruang perawatan cadangan (spare) untuk merawat pasien dengan gejala COVID-19.

Alih fungsi tersebut disebabkan jumlah pasien bergejala di tiga tower (ruang rawat inap tower 4, 6, dan 7) sudah lebih dari 75 persen. Sehingga praktis RSD Wisma Atlet sudah tidak menerima pasien dengan kondisi tanpa gejala (asimtomatis).

Sejak beroperasi pada 23 Maret, RSD Wisma Atlet memiliki 37.737 pasien yang terdaftar melakukan perawatan COVID-19. Dari jumlah tersebut, 33.822 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

Sedangkan, dari 22.012 orang pasien yang terdaftar di Tower 5 RSD Wisma Atlet sejak 15 September 2020, sebanyak 20.894 orang juga dinyatakan pulih. Sedangkan, pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah 14 orang. Ini terhitung sejak 23 Maret 2020.

“Disiplin 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) harus tetap dilakukan. Masyarakat tidak boleh lengah. Protokol kesehatan ini sangat penting untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona,” pungkasnya. (rh/fin)

  • Dipublish : 28 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami