Salah Seorang Legenda Terbesar Renang Indonesia Lukman Niode Meninggal

Mantan perenang nasional Lukman Niode meninggal hari ini (17/4) pada usia 56 tahun. (Instagram/dedeh_irawati21)
Mantan perenang nasional Lukman Niode meninggal hari ini (17/4) pada usia 56 tahun. (Instagram/dedeh_irawati21)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Kabar duka datang dari dunia olahraga nasional. Salah seorang legenda terbesar renang nasional Lukman Niode meninggal dunia hari ini, Jumat (17/4).

Lukman wafat pada usia 56 tahun di Rumah Sakit PELNI, Jakarta pada pukul 12.58 WIB.

Kabar yang beredar, Lukman meninggal karena komplikasi pneumonia dan ginjal. Rencananya Lukman akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Kabar meninggalnya Lukman disampaikan Kepala Bagian Humas Kementerian Pemuda dan Olahraga Isa Anshary. “Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah kakak kesayangan kita Lukman Niode,” tulis Isa dalam pesan singkat di grup WhatsApp.

Sebelumnya, Lukman mengalami masa kritis pada Rabu 15 April. Mantan perenang nasional Richard Sam Bera adalah salah seorang yang mengabarkannya. Pada hari ini, Richard juga menyampaikan pesan duka cita atas meninggalnya sang rekan melalui akun Twitter-nya.

“Dengan hati sedih, saya mengabarkan meninggalnya sahabat saya, mentor saya, inspirasi saya, perenang legendaris brother Lukman Niode. Beliau meninggal pada siang ini pkl 12.58 di RS Pelni Jakarta. Saya sangat sedih atas kepergiannya. RIP brother,” ucap Richard.

Ketua Umum KONI Marciano Norman menyampaikan duka karena kehilangan mantan atlet terbaik nasional. “Indonesia kehilangan salah satu atlet renang nasional yang telah mengukir sejarah atas capaian prestasinya yang sangat membanggakan,” katanya.

Terakhir, Lukman Niode masih mendedikasikan hidupnya melalui KONI. Selain menjadi pengurus KONI Pusat, Lukman juga merupakan Wakil Sekretaris Jenderal II Bidang Umum pada Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi).

Selama kariernya sebagai perenang, sederet prestasi besar diraih Lukman.

Misalnya, 10 emas di PON 1977, lalu dua emas SEA Games 1983 Singapura. Lukman juga pernah memegang rekor Asia 100 meter gaya punggung putra. Pada 1979, Lukman meraih dua emas Olimpiade Junior di Jepang.

Setelah pensiun, Lukman tetap aktif dalam dunia olahraga. Dia pernah menjabat Wakil Ketua I Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) pada 2015 hingga 2017. (jp)

  • Dipublish : 17 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami