Saran WHO Agar Terhindar dari Virus Korona Lewat Udara di Keramaian

Markas WHO. WHO merilis pedoman baru tentang penularan virus Korona jenis baru yang menyebabkan Covid-19 (Reuters)
Markas WHO. WHO merilis pedoman baru tentang penularan virus Korona jenis baru yang menyebabkan Covid-19 (Reuters)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id,– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis pedoman baru tentang penularan virus Korona jenis baru. WHO mengakui beberapa laporan peneliti soal penularan virus melalui udara yang menyebabkan Covid-19.

Dalam panduan transmisi terbarunya, seperti dilansir dari AsiaOne, Sabtu (11/7), WHO mengakui bahwa beberapa laporan wabah yang berkaitan dengan situasi ramai di dalam ruangan bisa saja memunculkan kemungkinan transmisi aerosol. Seperti saat latihan paduan suara, di restoran, atau di kelas kebugaran.

“Memang masih lebih banyak penelitian yang sangat dibutuhkan untuk menyelidiki kejadian seperti itu dan menilai signifikansinya untuk transmisi Covid-19,” kata WHO dalam pernyataannya, Kamis (9/7).

Berdasarkan tinjauan terhadap bukti saat ini, WHO mengatakan virus Korona yang menyebabkan Covid-19 paling utama tetap menular lewat droplet. Laporan ini mengikuti surat terbuka dari para ilmuwan tentang bagaimana penyakit pernapasan menyebar termasuk transmisi aerosol.

Pedoman WHO mengakui bahwa penularan Coronavirus melalui udara juga bisa terjadi selama prosedur medis spesifik yang menghasilkan aerosol, seperti ketika melakukan intubasi. Dalam keadaan ini, WHO menyarankan pekerja medis melakukan prosedur seperti itu dengan mengenakan masker pernapasan N95 dan peralatan pelindung lainnya di ruang berventilasi memadai.

Jaga jarak juga harus tetap dilakukan. Pemerintah di tiap negara diminta komitmen untuk menjaga langkah-langkah protokol kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Korona.(jp)

  • Dipublish : 11 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami