Sat Lantas Musnahkan 256 Knalpot Racing hasil Operasi.

Polres Majene menggelar pemusnahan knalpot brong, Senin 12 April 2021. -- dok. humas polres majene --
Polres Majene menggelar pemusnahan knalpot brong, Senin 12 April 2021. -- dok. humas polres majene --
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MAJENE – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Majene melaksanakan pemusnahan terhadap 256 knalpot yang bersuara bising (brong) di halaman depan Mapolres, Senin 12 April 2021.

256 knalpot yang bersuara bising ini merupakan hasil operasi yang dilakukan dari 2018 hingga tahun ini.

Pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara menggilas menggunakan alat berat yang disaksikan Kapolres Majene, Sekkab Majene, yang mewakili Dandim 1401 Majene, Dinas Perhubungan, BPBD dan sejumlah pihak.

Kasatlantas Polres Majene Iptu Andi Rady menegaskan, penggunaan knalpot itu ada aturannya. Sesuai aturan jika kapasitas 177 cc maka maksimal suara knalpot 90 desibel. Jika lebih dari 175 cc maksimal 93 desibel. Lebih dari itu sudah melanggar.

“Namun perlu dicatat, ini bukan barang bukti ya, pasalnya jika BB (barang bukti, red) pasti ada lanjutan proses hukum. Namun pemusnahan ini dilakukan atas kerelaan para pemilik kenalpot. Mereka bersedia mengganti knalpot yang standar demi menjaga ketertiban dalam berlalu lintas, padahal diantaranya ada knalpot yang harganya berkisar dua jutaan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji menyebutkan, pemusnahan kenalpot ini dilakukan untuk menciptakan kenyamanan di tengah masyarakat, karena suara knalpot brong itu sangat mengganggu.

Masih kata Kapolres, pemusnahan itu tentu bukan jaminan tak terulangnya lagi pelanggaran serupa. Karena semuanya dikembalikan kepada lagi kepada pengendara itu sendiri.

“Seluruh pengendara harus memiliki dan meningkatkan kesendaran sendiri dalam menekan angka kecelakaan. Dan yang terpenting dalam berkendara kembalikan semua kepada standar penggunaan kendaraan,” tutur kapolres.

Disamping itu, lanjut Kapolres, pihaknya juga menegaskan selama pelaksanaan operasi keselamatan khususnya di bulan suci ramadan akan terus dilakukan operasi pembubaran balapan liar di semua titik. Dan yang terjaring kendaraannya akan dikandangkan selama ramadan.

Terkait penggunaan knalpot brong, para orangtua juga harus terus mengingatkan anak-anaknya. Karena pakai knalpot brong itu bukan hal keren. Apalagi, tidak murah memodifikasinya. (jm/radarsulbar)

  • Dipublish : 12 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami