Satgas BLBI Terima Pembayaran Utang Sjamsul Nursalim Senilai Rp150 M

Menko Polhukam Mahfud MD (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)
Menko Polhukam Mahfud MD (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id  – Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan konglomerat Sjamsul Nursalim telah membayar utang senilai Rp150 miliar kepada Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

“Obligor Sjamsul Nursalim yang merupakan obligor dari Bank Dewaruci pada tanggal 11, 17, dan 18 November 2021, telah melakukan pembayaran sebagian kewajibannya dengan nilai sebesar Rp150 miliar. Uang ini sudah termasuk biaya administrasi piutang negara sebesar 10 persen,” kata Mahfud saat menggelar konpers terkait update perkembangan Satgas BLBI, Senin (22/11/).

Sjamsul Nursalim merupakan obligor atau pemilik bank yang mendapat kucuran dana BLBI untuk membantu banknya agar tidak bangkrut saat krisis moneter.

Bos PT Gajah Tunggal Tbk itu diketahui pernah mendapat kucuran dana BLBI untuk kedua banknya, Bank Dewaruci dan Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).

Sekadar informasi, Sjamsul Nursalim merupakan satu dari sekian obligor yang menjadi fokus dan prioritas Satgas BLBI. Sebab, hingga kini pemerintah tidak memegang jaminan apapun atas utang Sjamsul Nursalim.

Sjamsul, bersama istrinya Itjih Nursalim, pernah terjerat kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, perkara tersebut dihentikan KPK melalui Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

Penghentian perkara tersebut merupakan buntut dari putusan lepas mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung.

Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sjamsul Nursalim memiliki utang kepada negara sekira Rp517,72 miliar. Utang tersebut berkaitan pemberian dana BLBI kepada Bank Dewaruci dan Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). (riz/fin)

  • Dipublish : 22 November 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami