Sejumlah Pedagang Pasar Keputran Surabaya Dinyatakan Reaktif Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SURABAYA,- Sejumlah pedagang di Pasar Keputran, Kota Surabaya, dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test atau tes cepat Covid-19. Test cepat itu dilakukan pemerintah kota pada Selasa (12/5) malam.

”Dari 50 pedagang yang ikut rapid test, ada sejumlah pedagang reaktif. Info yang saya dapat ada delapan atau 12 pedagang. Informasi resminya di dinkes (dinas kesehatan),” kata Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro seperti dilansir dari Antara di Surabaya pada Rabu (13/5).

Menurut dia, rapid test tersebut merupakan hasil penelusuran penyebaran atau penularan Covid-19 yang dilakukan Pemkot Surabaya di wilayah Pasar Keputran. Dari hasil penelusuran itu diketahui ada warga yang tinggal di gang dekat Pasar Keputran yang positif Covid-19.

”Makanya kita lakukan rapid test kepada pedagang sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 yang lebih luas,” ujar Agus Hebi.

Hebi mengatakan, rapid test tidak hanya dilakukan di pasar itu saja, melainkan sudah dilakukan di sejumlah pasar seperti Pasar Simo, Pasar Simo Gunung, dan Pasar Kembang yang dilakukan pada Rabu (13/5).

Sebetulnya, lanjut dia, pihaknya ingin semua pedagang pasar tradisional di Surabaya dilakukan rapid test. Hanya saja, alat yang digunakan untuk rapid test di Pemkot Surabaya jumlahnya terbatas. ”Maunya setiap pasar dilakukan rapid test. Tapi alatnya tidak ada. Jadi kami menfokuskan untuk kasus-kasus tertentu saja,” teang Agus Hebi.

Meski demikian, menurut dia, bila nanti ada pedagang yang dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test, akan ditindaklanjuti dengan mengikuti tes swab untuk memastikan positif atau negatif Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya  Febria Rachmanita belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut. (jp)

  • Dipublish : 13 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami