Selain Prokes, Orang Tua Mesti Perhatikan ini Agar Imun Anak Kuat

Tangkapan Layar Live Youtube Fajartv Makassar Program Talk Show Dokterta Jumat (30/7/21)
Tangkapan Layar Live Youtube Fajartv Makassar Program Talk Show Dokterta Jumat (30/7/21)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Enam Bulan terakhir terjadi pergeseran penderita covid-19 dari dewasa ke anak-anak. Apalagi sejak menyebarnya varian baru jenis delta di indonesia sehingga dampaknya kian besar ke kelompok anak.

Hal ini disampaikan oleh dr Nilla Mayasari selaku dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar saat menjadi narasumber program Talk Show dokterta di Fajartv Makassar yang dipersembahkan oleh Marks dan venus Kimia Farma jumat (30/7/21) .

dr Nila mengatakan, selain menerapkan protokol kesehatan 6M yang telah di tetapkan oleh WHO dan Kemenkes, orang tua juga perlu memperhatikan olah raga anak setiap hari agar tubuh mereka bisa membentuk imun yang baik. untuk anak 6-8 tahun misalnya, minimal melakukan 60 menit aktifitas fisik dalam sehari.

“Aktifitas fisik bisa dilakukan dimana saja, bisa dengan naik turun tangga, bermain sepeda di halaman, main jongkok berdiri jika rumah atau halaman rumah sempit misalnya” jelas dr Nila.

Hanya saja, untuk mengoptimalkan aktifitas fisik ini maka orang tua perlu memperhatikan tiga hal agar mendapat efek optimal dari olah raga tadi pada kebugaran anak. Tiga hal itu adalah frekuensi, intensitas, serta durasi.

“Tiga hal ini pakem yang mesti diketahui orang tua agar menurunkan resiko imunitas anak menurun akibat kurang bergerak” lanjutnya.

Obesitas juga menjadi hal yang bisa menghantui anak jika kurang bergerak. dan resiko anak yang obesitas menjadi lebih besar ketika terkena penyakit.

“bayangkan saja jika kerja anak setiap hari dirumah hanya buka tutup kulkas apalagi dengan adanya pengurangan mobilitas tentu aktifitas fisik anak semakin minim” ungkap dr spesialis ini.

Pandemi dianggap sangat berdampak bagi kesehatan mental anak yang membuat mereka bisa cepat depresi dan cepat marah. olehnya itu, orang tua diharapkan banyak duduk bersama anak-anak khususnya bagi anak usia pra-remaja untuk mendengar cerita atau curhatan mereka. (jm)

Video Terkait: 

  • Dipublish : 31 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami