Seleksi Petugas Haji Digelar 13 Februari

FOTO: KEMENAG FOR FIN
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar seleksi petugas haji tahap kedua atau tingkat provinsi secara serentak pada 13 Februari 2020.

“Tes akan digelar serentak di Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia pada Kamis depan,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar di Jakarta, Selasa (11/2).

Menurut Nizar, rekrutmen petugas menjadi perhatian banyak pihak. Untuk itu, proses seleksi harus dikawal untuk memastikan rekrutmen berjalan objektif sesuai aturan.

Terlebih lagi, ia mengakui adanya peningkatan kualitas rekrutmen petugas haji tahun ini, yaitu CAT (Computer Asested Test) di Kabupaten/Kota.

“Kita harus bertindak secara komprehensif agar ruang gerak kecurangan dalam rekrutmen bisa diminimalisir,” ujarnya.

Direktur Bina Haji Khoirizi menambahkan, seleksi tingkat provinsi akan diikuti sekitar 2.638 peserta. Mereka adalah calon petugas yang telah lolos pada seleksi tahap pertama di tingkat Kankemenag Kab/Kota yang digelar 4 Februari 2020.

“Mereka akan memperebutkan 1.014 PPIH Kloter, terdiri dari Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah Kloter. Selain itu, ada juga 305 kuota Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi,” terangnya

Menurut Khoirizi, sebagaimana di tingkat Kankemenag Kab/Kota, seleksi provinsi juga akan menggunakan sistem Computer Asested Test atau CAT.

“Hal ini dilakukan agar proses seleksi lebih transparan dan akuntabel, serta terhindar dari praktek kolusi, korupsi, dan nepotisme,” katanya.

Khoirizi menyebutkan, bahwa proses seleksi akan diawasi oleh tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Sebab, pihaknya membutuhkan petugas yang mempunyai komitmen dalam membina, melayani, dan melindungi jemaah, serta memiliki wawasan keagamaan yan moderat

“Jangan sekali-kali menjanjikan kelulusan kepada peserta,” ujarnya.

Kasubdit Pembinaan Petugas Petugas Haji Ahmad Jauhari menambahkan, seleksi petugas akan dimulai dari jam 09.00 WIB, 10.00 WITA, dan 11.00 WIT. Aplikasi CAT sudah disiapkan.

Menurutnya, peserta harus mempersiapkan sendiri telepon selulernya berbasis android beserta paket data karena panitia tidak menyediakan jaringan internet di lokasi tes.

“Peserta tes tidak dibolehkan membawa hp lebih dari satu. Untuk kelancaran pelaksanaan tes, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah sudah menyiapkan Tim Khusus untuk memantau proses seleksi selama 24 jam,” katanya.

Jauhari menuturkan, soal CAT terdiri dari 100 soal pilihan ganda. Waktu pengerjaan paling lambat 60 menit. “Komposisi soal terdiri dari Pengetahuan Umum dan Regulasi Perhajian; Pengetahuan Manasik Haji, dan Pengetahuan Bidang Tugas,” jelasnya.

Selain CAT, akan dilakukan tes pendalaman bidang. Ada enam bidang yang diujikan sesuai pilihan peserta, yaitu: ketua kloter, pembimbing ibadah, layanan konsumsi, layanan akomodasi, layanan transportasi, dan layanan siskohat.

“Soal pendalaman bidang tugas berbentuk essay dengan jawaban tertulis dan lisan. Sedangkan petugas dengan nilai terbaik akan diajukan oleh Kakanwil ke Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah untuk ditetapkan sebagai petugas,” pungkasnya. (der/fin)

  • Dipublish : 12 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami