Sempat Ditolak RSUD, Pasien ODP Diisolasi di Rumah

Petugas kesehatan berjaga di luar gedung instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya. (Antara)
Petugas kesehatan berjaga di luar gedung instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya. (Antara)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, ACEH,– Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), akhirnya diisolasi di rumah setelah dipulangkan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda. Sebelumnya, pasien yang tidak disebutkan namanya tersebut, sempat ditolak perawatannya oleh paramedis di Instalasi Gawat Darurat RSUD Sultan Iskandar Muda pada Jumat (27/3) tengah malam, setelah dirujuk dari Puskesmas Beutong, Kabupaten Nagan Raya, dalam kondisi demam tinggi.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nagan Raya Dedi Apriadi seperti dilansir dari Antara menjelaskan, ODP itu dalam keadaan stabil dan masih dalam pemantauan pihak desa, aparat keamanan, dan petugas kesehatan. Warga sebuah desa di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya tersebut, berstatus orang dalam pantauan (ODP), setelah kembali dari Malaysia.

”Hingga Senin (30/3), pria tersebut sudah diisolasi kembali di rumah sendiri dengan status pengawasan ketat dari pihak desa dan petugas puskesmas dibantu dari pihak keamanan,” ujar Dedi pada Senin (30/3).

Dedi menegaskan, sejauh ini warga yang sebelumnya sempat demam tinggi dan dirujuk ke rumah sakit tersebut dalam keadaan aman dan dilakukan penanganan medis sesuai protokol isolasi mandiri dari edaran Kementerian Kesehatan. Pasien ODP tersebut sempat dirawat sekitar satu malam sejak Sabtu (28/9) tengah malam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya.

”Besoknya pasien dipulangkan dari rumah sakit setelah dokter menyatakan tidak ada indikasi rawat, cukup pemantauan isolasi mandiri dan dilaporkan berkala kepada petugas kesehatan setempat,” kata Dedi. (jp)

  • Dipublish : 30 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami