Seorang Pria Ditangkap Usai Sebar Hoax Begal Saat Pandemi Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Aksi penyebaran berita bohong atau hoax masih terjadi di tengah pandemi Covid-19. Terbaru seorang pria bernama Juanda harus berurusan dengan polisi karena menyebarkan hoax adanya kasus begal di Artha Gading, Jakarta Utara pada Sabtu (11/4).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, korban diduga berperan sebagai perekam dan penyebar video hoax. Saat itu, pelaku tengah melintas di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok pada Jumat (10/4). Dia melihat pengemudi ojek online tengah memapah seorang warga.

“Melihat adanya seseorang dalam kondisi terluka sedang dipapah oleh ojek online, lalu dengan refleks pelaku berhenti dan langsung membuat video yang menyatakan bahwa ‘hati-hati saja yang lewat sekitar Artha Gading sekarang lagi banyak begal’,” kata Yusri menirukan ucapan pelaku dalam video, Senin (13/4).

Video tersebut tak lama langsung menjadi viral. Namun, setelah diselidiki oleh aparat, warga yang dipapah bukanlah korban begal, melainkan korban kecelakaan lalu lintas.

“Tim berhasil mengetahui pelaku yang meng-upload video tersebut dan berhasil menangkapnya di parkiran mobil Apartemen Gading Nias,” imbuh Yusri. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intesif kepada pelaku. Guna mengetahui motif Juanda menyebarkan hoax.

Dalam kasus ini polisi mengaman barang bukti berupa 1 buah handphone dan 1 video hoax yang disebar pelaku. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 28 ayat (1) Juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 atas perubahan Undang-undang Nomor 11 tahum 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 dan 15 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (jp)

  • Dipublish : 13 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami