Serang Novel Baswedan dengan Air Keras, Pelaku Divonis 2 Tahun Penjara

Dua terdakwa kasus penyiraman terhadap Novel Baswedan. Foto: Antara/Abdul Wahab
Dua terdakwa kasus penyiraman terhadap Novel Baswedan. Foto: Antara/Abdul Wahab
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Majelis Hakim memvonis dua tahun penjara terhadap terdakwa penyiraman air keras ke Novel Baswedan, Rahmat Kadir Mahulette.

Sementara terhadap Ronny Bugis, hakim menjatuhkan vonis setahun enam bulan penjara. “Mengadili terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan mengakibatkan luka berat, selama dua tahun penjara. Memerintahkan terdakwa agar tetap ditahan,” kata Ketua Majelis Hakim Djuyamto membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (16/7).

Dalam pertimbangan hakim, untuk hal yang memberatkan, terdakwa dinilai telah menciderai institusi Polri. Karena terdakwa merupakan anggota Brimob Polri yang harusnya memberikan perlindungan kepada masyarakat. “Hal yang meringankan, terdakwa telah meminta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia serta belum pernah dihukum,” kata Djuyamto. Majelis hakim meyakini, Ronny Bugis bersama-sama-sama dengan Rahmat Kadir terbukti melakukan penganiyaan yang menimbulkan luka berat.

Namun, tidak berniat untuk melukai, karena mencampur air aki dengan air keran. Meski demikian, kedua oknum polisi itu menyebabkan mata Novel Baswedan mengalami penyakit sehingga kornea mata kanan dan kiri berpotensi menyebabkan kebutaan.

Akibat ulah kedua terdakwa, cidera yang dialami Novel itu disebutkan berdasarkan hasil visum et repertum nomor 03/VER/RSMKKG/IV/2017 yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Mitra Keluarga menyatakan ditemukan luka bakar dibagian wajah dan kornea mata kanan dan kiri Novel.

Dalam putusan ini, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir divonis melanggar Pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (tan/jpnn)

 

  • Dipublish : 17 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami