SERIE A: Syaratnya Satu, Lolos Champions

Milan's Swedish forward Zlatan Ibrahimovic poses with his new jersey during his official presentation as new AC Milan player at the club's headquarters Casa Milan in Milan on January 3, 2020. - Ibrahimovic returns to the side on a six-month deal, promising to help rescue the struggling Serie A outfit's season. (Photo by MARCO BERTORELLO / AFP)
Milan's Swedish forward Zlatan Ibrahimovic poses with his new jersey during his official presentation as new AC Milan player at the club's headquarters Casa Milan in Milan on January 3, 2020. - Ibrahimovic returns to the side on a six-month deal, promising to help rescue the struggling Serie A outfit's season. (Photo by MARCO BERTORELLO / AFP)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MILAN – Kesempatan bintang AC Milan Zlatan Ibrahimovic untuk lebih lama lagi membela Rossoneri masih terbuka lebar. Elit Milan dikabarkan akan memperpanjang kontraknya hingga satu musim lagi, dengan syarat striker 38 tahun itu bisa membawa Milan ke zona Liga Champions alias finis di empat besar Serie A. Jika ini berhasil, King Ibra, julukan Ibrahimovic mencatatkan sejarah baru membawa klub tersebut kembali ke Pentas Eropa setelah enam tahun absen.

Dikontrak sejak 27 Desember 2019, kehadiran Ibra di San Siro menjadi kejutan bagi semua orang. Kendati banyak yang menduga, kontrak itu sebagai sinyal keputusasaan Milan mencari striker yang cocok yang saat itu baru mengumpulkan 21 poin dari 17 pertandingan.

Kedatangan Ibra memang membawa semangat baru bagi legiun Stefano Pioli. Mereka hanya sekali kalah dari delapan pertandingan Serie A. Alhasil, Direktur teknis Milan Paolo Maldini, yang pernah membandingkan Ibra dengan legenda Milan Marco van Basten, memberi peluang baru baginya musim depan.

”Ada kontrak enam bulan untuknya (dengan Ibra) klausul pembaruan otomatis jika kami mencapai Liga Champions,” ujarnya kepada Sky Sports Italia,kemarin.

”Kalau tidak, kami masih bisa makan bersama. Dengan Ibra, harus selalu ada dialog terbuka dan dia punya waktu untuk itu. Kalau tidak, mana mungkin kami menaruhnya di setiap pertandingan,” tambah Maldini.

Ketika Rossoneri ditahan imbang 1-1 oleh Fiorentina pada giornata ke-25 (22/2), Ibra bermain selama 90 menit, kendati haslinya tak memuaskan. Milan masih berada sembilan poin di belakang Atalanta yang berada di tempat keempat. La Dea masih memiliki satu pertandingan lagi tunda. Laga adalah Atalanta vs Sassuolo ditunda setelah Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte khawatir dengan merebaknya virus korona di Kawasan Lombardia dan Venteno.

Usai laga kontra Fiorentina, Pelatih Milan Stefano Pioli mengakui keduanya memiliki tanggung jawab untuk membawa Milan ke posisi yang lebih layak. Apalagi, Pioli dan Ibrahimovic kini menjadi tumpuan Milan untuk memperbaiki peringkat klub di klasemen Serie A. ”Ada rasa saling percaya. Kita hanya dapat melakukan contoh baik dengan tekad dan ambisi yang besar,” ujarnya.

Pioli memiliki harapan tinggi pada skuat Rossoneri di paruh kedua kampanye Serie A. Ia mengklaim kedatangan Zlatan Ibrahimovic telah meningkatkan kepercayaan diri ruang ganti.”Alasan dia menjadi juara adalah karena dia selalu kelaparan dan keinginan untuk meningkat.”

Milan bakal bergerak lebih dekat ke empat besar ketika mereka menjamu Genoa yang terancam degradasi, Minggu depan. Tiga dari empat pertandingan mereka berikutnya adalah melawan tim di enam terbawah, meskipun ambisi mereka lolos ke Liga Champions akan diuji dengan keras oleh pertemuan dengan Juventus, Roma, Lazio dan Napoli pada Maret depan. (fin/tgr)

  • Dipublish : 25 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami