Seskab: Presiden Tabah dan Masih Tetap Memikirkan Pekerjaan

DUKA RI-1: Jokowi memberikan kata sambutan di kediaman ibunya di Jalan Pleret Raya 91, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu malam (25/3). (DAMIANUS BRAM/JAWA POS RADAR SOLO)
DUKA RI-1: Jokowi memberikan kata sambutan di kediaman ibunya di Jalan Pleret Raya 91, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu malam (25/3). (DAMIANUS BRAM/JAWA POS RADAR SOLO)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sudjiatmi Notomiharjo meninggal dunia di RS Slamet Riyadi, Solo. Perempuan kelahiran 15 Februari 1943 itu harus berjuang melawan kanker yang diidapnya selama empat tahun terakhir ini.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung pun ikut serta terbang ke Solo, Jawa Tengah. Ia berusaha untuk selalu mendampingi Jokowi yang tengah berduka.

Menurut Pramono, di tengah duka yang menimpanya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap memikirkan pekerjaan yang berkaitan dengan penanganan virus Korona.

“Beliau tabah sekali dan tetap memikirkan urusan pekerjaan terutama yang berkaitan dengan penanganan Covid-19,” ujar Pramono kepada wartawan, Kamis (26/3).

Pramono mengatakan, dirinya bersama dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menampingi Presiden Jokowi sampai dengan pukul 23.00 WIB, Rabu (25/3) malam.

“Jadi beliau ini tabah sekali,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Menurut Pramono, Presiden Jokowi juga direncanakan mengikuti sidang KTT G20 melalui video conference. Sidang KTT G20 ini berlangsung sekira pukul 19.00 WIB.

“Jadi presiden akan tetap hadir dan menyampaikan pandangannya dari Istana Bogor,” ungkapnya.

‎Sebelumnya Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa sang ibu Sudjiatmi Notomiharjo menderita sakit yang sudah diidapnya selama empat tahun yakni kanker.

“Yang saya tahu ibu ini sudah empat tahun mengidap kanker,” ujar Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3).

Presiden Jokowi mengatakan, sang ibunda sudah menjalani pengobatan atas kanker yang dideritanya tersebut. Bahkan sudah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto.

Namun demikian Allah menakdirkan lain. Sang ibu dipanggil oleh yang maha kuasa sebelum sakit kanker yang dideritanya tersebut sembuh.

“Tapi memang Allah sudah menghendaki,” ungkapnya. (jp)

  • Dipublish : 26 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami