Setelah Gagal Landing, Terdengar Ledakan dari Pesawat Rimbun Air

Pesawat Rimbun Air PK OTW ditemukan jatuh di area pegunungan di tengah hutan dengan kondisi cukup parah. (Istimewa)
Pesawat Rimbun Air PK OTW ditemukan jatuh di area pegunungan di tengah hutan dengan kondisi cukup parah. (Istimewa)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Jatuhnya pesawat Rimbun Air PK OTW diduga karena kondisi cuaca buruk. Setelah gagal mendarat, diduga terjadi ledakan hingga akhirnya pesawat jatuh di area pegunungan.

“Pesawat tersebut sebelumnya berputar di batas Bandara Bilorai dan batal mendarat dikarenakan cuaca kabut, kemudian terdengar suara yang diperkirakan ledakan,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Reza Nur Patria dalam keterangan tertulis, Rabu (15/9).

Kendati demikian, belum dapat dipastikan sumber suara ledakan tersebut. Aparat gabungan akan terlebih dahulu melakukan evakuasi kepada awak pesawat.

“Saat ini sedang direncanakan evakuasi oleh Basarnas dibantu oleh aparat TNI-Polri di tempat lokasi jatuhnya pesawat tersebut,” jelas Reza.

Sebelumnya, Pesawat Rimbun Air PK OTW dinyatakan hilang kontak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Rabu (15/9) sekitar pukul 07.37 WIT. Pesawat tersebut sebelumnya terbang dari Kabupaten Nabire.

“Pukul 06.40 WIT, Pesawat Rimbun Air PK OTW take off dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Intan Jaya dengan membawa kargo bahan bangunan,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.

Pukul 07.37 WIT, Airnav Sugapa melakukan komunikasi terakhir dengan pilot sebelum hilang kontak. Setelah itu, tidak ada lagi kontak dari pesawat Rimbun Air PK OTW

Pesawat ini diawaki oleh 3 orang. Yakni Mirza sebagai pilot, Fajar sebagai co-pilot, dan Iswahyudi sebagai teknisi mesin. Saat ini Polres Nabire telah mengerahkan pasukan untuk mencari keberadaan pesawat. (jpc/jm)

  • Dipublish : 15 September 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami