Sidak KPPU Temukan Harga Masker Naik 1.000 Persen

Komisi Pengawas Persaingan Usaha Medan melaksanakan sidak ke gudang distributor masker di Jalan Mojopahit, Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (5/3). Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara (Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara)
Komisi Pengawas Persaingan Usaha Medan melaksanakan sidak ke gudang distributor masker di Jalan Mojopahit, Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (5/3). Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara (Nur Aprilliana Br Sitorus/Antara)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MEDAN,- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang distributor masker di Jalan Mojopahit, Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/3).

”Sidak ini dilakukan untuk mengecek ketersediaan pasokan dan harga masker terkait mewabahnya virus korona,” kata Kepala KPPU Medan Ramli Simanjuntak seperti dilansir dari Antara.

Dalam sidak itu, kata Ramli, petugas menemukan ada kenaikan harga masker yang signifikan. Bahkan mencapai 1.000 persen. Kenaikan itu dipicu pasca Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya dua warga negara Indonesia yang positif terjangkit virus korona. ”Kami melakukan sidak, check monitoring ketersediaan pasokan dan harga masker di Sumut. Karena kita tahu, hari ini harga masker naik sampai 1.000 persen,” ujar Ramli.

Ramli menyebutkan, sudah dua bulan terakhir, pihaknya melakukan penelitian apakah ada pelanggaran atau tidak. Namun pada hari ini, KPPU menemukan adanya lonjakan harga tersebut. ”Ternyata pasokannya memang sangat berkurang. Kenapa berkurang? Karena dari pabrik di Surabaya atau Bandung pasokannya sangat berkurang,” kata Ramli.

Penelitian sementara, lanjut Ramli, untuk membuat masker ada beberapa bahan baku yang harus impor. Salah satunya dari Tiongkok. ”Saran saya kepada pemerintah, pangan kan ada operasi pasar. Kalau bisa, ada operasi pasar juga untuk masker. Karena ini kebutuhan masyarakat supaya harga masker lebih murah,” ucap Ramli. (jp/jm)

  • Dipublish : 5 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami