Sri Mulyani Akui Defisit APBN Semester-I Naik Luar Biasa Besar

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Saifan Zaking/JawaPos.com)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Saifan Zaking/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Juni tahun ini sebesar Rp 257,8 triliun. Angka ini mencapai 1,57 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Ini luar biasa besar dibanding tahun lalu. Naik signifikan. Tahun lalu Rp 135 triliun. Ini realisasi defisit sudah 1,57 persen dari GDP (PDB), dibanding tahun lalu 0,85 persen,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Senin (20/7).

Sri Mulyani menjelaskan, pendapatan negara hingga semester-I 2020 mencapai Rp 811,2 triliun atau 47,7 persen dari target yang sebesar Rp 1.699,9 triliun. Realisasi ini turun 9,8 persen dibanding periode sama 2019 yang sebesar Rp 899,6 triliun.

Adapun penerimaan pajak semester-I 2020 terkumpul Rp 531,7 triliun, atau 44,4 persen dari target yang sebesar Rp 1.198,8 triliun. Realisasi ini anjlok 12 persen dibanding periode sama 2019 yang mencapai Rp 604,3 triliun.

Realisasi penerimaan pajak semester-I 2019 tersebut mencapai 38,3 persen dari targetnya, dan mengalami kenaikan 3,9 persen dibanding realisasi semester-I 2018.

Sementara itu, penerimaan bea dan cukai semester-I 2020 mencapai Rp 93,2 triliun atau 45,3 persen dari target Rp 205,7 triliun. Realisasi ini naik 8,8 persen dibandingkan periode sama 2019 yang sebesar Rp 85,6 triliun.

“Kalau dilihat keseluruhan penerimaan kita, kecuali hibah dan bea cukai, ada kontraksi dalam. Ini terus diwaspadai karena penerimaan pendapatan negara kita akan lebih rendah,” katanya.

Di sisi lain, hingga sementer-I 2020 belanja negara tercatat mencapai Rp 1.068,9 triliun atau 33,8 persen dari pagu yang sebesar Rp 2.739,2 triliun. Realisasi ini tumbuh 3,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1.034,7 triliun. (jp)

  • Dipublish : 21 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami