Sri Mulyani Buka Suara Soal Opsi Penyelamatan Jiwasraya Pakai PMN

(Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.com)
(Foto: Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Pemerintah membuka opsi pemberian suntikan modal alias penyertaan modal negara (PMN) untuk menyelamatkan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, persoalan di tubuh perseroan yang terkait dengan good corporate governance (GCG) sedang dikerjakan oleh Kementerian BUMN sebagai pemegang saham. Sementara pihaknya beserta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) akan menyelesaikan dari sisi keuangan.

“Akan mulai melakukan apa yang disebut langkah-langkah restrukturisasi terhadap korporasi tersebut,” ujarnya di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Rabu (26/2).

Ia menyampaikan, pihaknya akan mengkaji secara keseluruhan opsi PMN. Sebab, menurutnya, jika ada suatu keputusan penyehatan Jiwasraya akan tercatat pada Undang-Undang APBN.

“Kalian akan lihat di UU APBN 2020, kan kita nggak ada masuk pos saat ini dan kalau masuk ke 2021 maka akan kita sampaikan dan akan dibahas dengan dewan,” ucapnya.

Sehingga, kata dia, seluruh dapat mengawasi UU APBN tahun 2020 secara langsung. Sebab salah satu opsi yang beredar adalah suntikan modal alias PMN sebesar Rp 15 triliun. “Sehingga nanti kita dapatkan gambaran yang komplit mengenai what and wrong dan apa yang akan dilakukan tahap-tahap perbaikannya oleh pemerintah,” imbuhnya.

Sebelumnya, Panitia kerja (Panja) Jiwasraya Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan memutuskan opsi penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada Maret 2020. Adapun opsi yang bakal diputuskan itu salah satunya penyertaan modal negara (PMN) alias suntikan modal. (jp)

  • Dipublish : 26 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami