Steril Virus Korona, Periksa Ketat Penumpang dari Tiongkok

DIPERKETAT: Penumpang dari Tiongkok harus melalui pemeriksaan alat thermal scan di Bandara Adi Soemarmo, Solo, kemarin. (KKP SEMARANG WILAYAH ADI SOEMARMO FOR RADAR SOLO)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SOLO – Mencegah penyebaran virus korona yang saat ini mewabah di Negeri Tirai Bambu, Bandara Adi Soemarmo siapkan alat thermal scan. Alat yang dipasang di jalur menuju gate imigrasi ini akan mendeteksi setiap penumpang yang datang dari Tiongkok. Sebab,  Bandara Adi Soemarmo memiliki direct flight atau penerbangan langsung dari Kunming, Tiongkok ke Solo.

“Sejak ramai pemberitaan wabah virus korona, sampai sejauh ini belum ada temuan indikasi pendatang yang terjangkit virus masuk ke Solo. Namun, tetap dipantau sesuai prosedur. Hari ini tadi (kemarin pagi), tidak ada penumpang yang berpotensi virus korona,” beber Airport Operation and Safety Senior Manager Bandara Adi Soemarmo Goentoro kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Pemasangan alat thermal scan ini tidak hanya diperuntukkan bagi penumpang dari Kunming saja. Namun, ini untuk memastikan suhu tubuh semua penumpang internasional, yang datang dari luar negeri. Goentoro menyebut pemasangan alat tersebut sudah dilakukan sejak lama. Sebagai tupoksi kantor kesehatan pelabuhan (KKP) sebagai upaya kekarantinaan.

“Sebelum ada virus korona sudah stand by alat itu. Aktif terus. Meski tidak ada kasus. Ini untuk memantau penyebaran virus dari luar negeri,” sambungnya.

Seandainya ada penumpang yang terindikasi, penumpang segera diisolasi dan dibawa ke rumah sakit yang bekerjasama dengan KKP. Terdekat dari Bandara Adi Soemarmo adalah Rumas Sakit JIH Solo. Atau rumah sakit yang memiliki ruang isolasi.

“Gejala utama terjangkit virus korona adalah demam tinggi di atas 38 derajat celcius, sesak napas, dan batuk. Jika penumpang terdeteksi suhu tubuhnya tinggi, maka akan di karantina seluruhnya. Tidak hanya penumpang yang terdeteksi saja,” jelas Epidemiolog KKP Semarang wilayah Adi Soemarmo Aziza Amalia.

Penumpang yang terdeteksi tersebut akan dilakukan pengujian lebih lanjut. Sebelum landing, penumpang internasional juga dibagikan Health Alert Card. Apabila penumpang merasa mengalami gejala utama virus korona, diharapkan segera memeriksakan diri.

“Penumpang sudah menyadari dan tidak meraaa terganggu dengan pemeriksaan thermal scan ini. Mereka kooperatif saat dilakukan pemeriksaan,” sambungnya.

General Manager Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman menambahkan, pihak KKP sudah mengadakan sosialisasi ke maskapai dan airline terkait pemeriksaan penumpang internasional, terutama dari Tiongkok.

“Kami juga melengkapi dengan peningkatan pengawasan terhadap penumpang. Terkait gejala seperti batuk, sesak, dan demam. Beberapa waktu lalu, penerbangan Kunming, cancel. Tadi pagi (kemarin) sudah datang lagi. Ini baru sekali penerbangan dari Kunming. Karena sudah lama nonaktif,” tandasnya. (aya/bun)

 

Sumber: radarsolo.jawapos.com

  • Dipublish : 24 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami