Sudah Sampai Tokyo, eh Malah Disuruh Pulang

Ilustrasi atlet renang. Pixabay
Ilustrasi atlet renang. Pixabay
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Sudah bertahun-tahun berlatih. Sudah lima tahun fokus mempersiapkan diri untuk bertarung di Olimpiade. Eh, sudah sampai Tokyo disuruh pulang lagi.

Pahit sungguh pahit. Kisah pilu itu menimpa enam perenang Polandia yang batal tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Penyebabnya adalah kesalahan proses penilaian kualifikasi oleh pihak ketiga.

Begitu tiba di Tokyo dua hari lalu, panitia melakukan verifikasi terhadap seluruh atlet renang yang mewakili Polandia. Sungguh di luar dugaan, enam perenang dinyatakan tidak lolos kualifikasi.

Setelah diusut, ternyata memang ada salah penafsiran aturan kualifikasi oleh Federasi Renang Polandia (PZP). Dalam surat yang dikirimkan Federasi Renang Internasional (FINA) kepada PZP, disebutkan ada 17 perenang Polandia yang berhak tampil di Tokyo. Namun, PZP malah mengira ada 23.

Presiden PZP Pawel Slominski langsung meminta maaf secara terbuka kepada atlet mereka setelah kejadian tersebut. Namun, hal itu tetap tidak bisa mengurangi rasa kesal dan kecewa enam atlet yang gagal tampil di multievent olahraga terakbar sejagat tersebut.

Dari enam perenang yang gagal tampil itu, salah satunya adalah perenang senior Alicja Tchorz. Dia sudah pernah mewakili Polandia di Olimpiade 2012 dan 2016. Lima rekan Tchorz lainnya adalah Bartosz Piszczorowicz, Aleksandra Polanska, Mateusz Chowaniec, Dominika Kossakowska, dan Jan Holub.

’’Kami benar-benar kecewa, sedih, dan pahit terkait status kualifikasi atlet kami di Olimpiade Tokyo,’’ ucap Slominski dilansir Reuters. ’’Hal seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi. Reaksi, emosi, dan serangan para atlet kepada PZP juga dapat dimengerti dan dibenarkan,’’ tambah Slominski.

Slominski berjanji melakukan evaluasi besar-besaran di jajaran PZP. Itu dilakukan untuk mencari tahu kenapa kesalahan tersebut bisa terjadi.

’’Kami akan menganalisis hingga mengetahui di titik mana kami gagal menyelesaikan formalitas verifikasi tersebut,’’ tambahnya. ’’Yang pasti, kesalahan itu terjadi karena keinginan besar agar bisa mengirim sebanyak-banyaknya atlet ke Olimpiade,’’ tuturnya.

Tchorz menumpahkan kekecewaannya panjang lebar melalui media sosial Facebook miliknya. Perenang 28 tahun itu mengatakan, dedikasi yang dirinya berikan selama lima tahun terakhir untuk tampil di Olimpiade berantakan hanya dalam enam hari sebelum bertanding.

Beberapa perenang Polandia kini memelopori gerakan menandatangani surat terbuka yang berisi tuntutan agar seluruh anggota PZP mundur dari jabatannya akibat kesalahan yang mereka buat tersebut.

’’Kini, renang Polandia telah mendapat ekspos besar dari publik sebagai bahan tertawaan. Dan itu akan makin mencolok saat hari pertandingan tiba. Dengan ini kami mohon kepada presiden PZP dan seluruh jajarannya agar segera mengundurkan diri,’’ tulis para atlet dalam surat terbuka tersebut. (jpc/jm)

  • Dipublish : 22 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami