Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) “Gratis” Untuk Usaha Online

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan, bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mendaftarkan perizinan tidak dipungut biaya alias gratis. (Romys Binekasri/JawaPos.com)
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan, bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mendaftarkan perizinan tidak dipungut biaya alias gratis. (Romys Binekasri/JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) akan memudahkan pelaku usaha online atau e-commerce. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan, bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mendaftarkan perizinan tidak dipungut biaya alias gratis. Jika pelaku usaha yang tidak memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) hanya cukup menunjukkan KTP.

“Untuk izin ini tidak ada pungutan, juga dipercepat terutama dalam kaitannya dengan ekspor. Apabila ada kesulitan tolong dilaporkan, untuk izin semua gratis,” ujarnya di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (9/12).

Menurutnya regulasi tersebut merupakan perlindungan usaha dan konsumen yang akan berdampak baik kepada kepercayaan konsumen. Sebab, hal tersebut akan mendorong industri lainnya turut melakukan perizinan seperti fintech dan logistik.

“Daftar dipermudah, daftar nggak harus datang, ada online, e-commerce wajib setor data supaya melindungi konsumen juga ini penjualnya jelas,” tuturnya.

Agus menambahkan, untuk mendorong produk lokal dalam memasarkan secara global, pihaknya menyediakan informasi pasar dan negara tujuan ekspor. Hal tersebut untuk mendorong ekspor Indonesia dari Industri Kecil dan Menangah.

“Kemendag sediakan info market dan negara tujuan ekspor dan buat website kami kemendag.go.id,” tandas Mendag Agus Suparmanto. (jp)

  • Dipublish : 9 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami