Tahun Depan Pelanggan Listrik 900 VA Untuk RTM Tidak Mendapatkan Subsidi Lagi

Ilustrasi. Pemerintah merencanakan akan mencabut subsidi listrik untuk para pelanggan 900 Volt Amphere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) pada 2020. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Pemerintah merencanakan akan mencabut subsidi listrik untuk para pelanggan 900 Volt Amphere (VA) Rumah Tangga Mampu (RTM) pada 2020. Alasannya, terdapat banyak masyarakat yang tergolong mampu memanfaatkan subsidi tersebut.

Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat dua golongan pelanggan yang menerima subsidi listrik 900 VA dari pemerintah. Yakni, pelanggan untuk kalangan miskin maupun rumah tangga mampu.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana memaparkan, saat ini masih ada 24,4 juta pelanggan golongan RTM yang tengah ikut menikmati subsidi 900 VA. Ke depan, kata dia, subsidi untuk kalangan tersebut akan dicabut oleh pemerintah.

“Ini (RTM) sebenarnya bukan golongan subsidi. Tapi ada kebijakan dari pemerintah untuk tidak menerapkan tarif adjustment ke golongan ini. Tarif jualnya ditanggung oleh pemerintah dengan subsidi,” kata Rida di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/9).

Dia menegaskan, pencabutan subidi listrik 900 VA tidak berlaku untuk kalangan dari pelanggan miskin. Jumlahnya saat ini mencapai 7,17 juta. Mereka masih bisa memanfaatkan subsidi yang diberikan oleh pemerintah.

Menurut Rida, penghapusan subsidi listrik untuk golongan RTM membuat alokasi dana pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 ikut berubah. Dia bilang, saat ini pemerintah menurunkan anggaran menjadi Rp 54,8 triliun dari sebelumnya Rp 62,2 triliun.

“Kalau 24,4 juta (golongan RTM) ini enggak dimasukkan golongan subsidi listrik 2020 ini, ya Rp 54,79 triliun,” tandasnya. (jp)

 

Sumber: jawapos.com

  • Dipublish : 4 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami