Tak Ada Lagi Teguran, Anies: Semua Pelanggar PSBB Langsung Ditindak

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pada periode kedua Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta akan menekankan pendisiplinan bagi masyarakat maupun perusahaan yang melanggar aturan. Dengan begitu, diharapkan pandemi Covid-19 bisa segera diakhiri.

Anies mengatakan, PSBB periode kedua berbeda dengan periode pertama. Jika sebelumnya lebih bersifat edukasi, dan pelanggarnya hanya sebatas diberi teguran atau imbauan, pada periode sekarang akan langsung disanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Ke depan, fase imbauan, fase educational sudah selesai. Sekarang adalah fase penegakan. Karena itu, di hari-hari ke depan, semua yang melanggar tidak akan diberi peringatan lagi, tapi akan langsung ditindak,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/4).

Oleh karena itu, Anies mengimbau kepada masyarakat maupun perusahaan agar mentaati aturan PSBB. Jangan sampai harus menerima sanksi akibat membandel. Perusahaan yang nekad bermain kucing-kucingan dengan aparat akan langsung diberi tindakan tegas. Sanksi terberatnya berupa pencabutan izin usaha. “Ke depan, kita akan lakukan tindakan-tindakan yang bersifat sanksi kepada semuanya,” tegas Anies.

Terkecuali bagi 11 sektor bidang perusahaan yang tetap diperbolehkan beroperasi normal disaat PSBB berlangsung. Seperti sektor kesehatan, kebutuhan bahan pokok, dan lain sebagainya.

Pasalnya, aktivitas perusahaan di luar sektor yang dikecualikan tersebut berpotensi membahayakan karyawan dan masyarakat luas. “Kami ada beberapa contoh dimana (perusahaan) memaksakan dan ternyata betul ada kasus positif, dan akhirnya seluruh operasi harus dihentikan,” pungkas Anies.

Diketahui, Anies memutuskan memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota. PSBB yang akan berakhir pada Kamis (23/4) esok, diperpanjang hingga 28 hari ke depan.

“Pemprov DKI telah mendengar para ahli di bidang penyakit menular dan diskusi Dinas Kesehatan. Maka kami memutuskan memperpanjang PSBB. Jadi diperpanjang 28 hari,” kata Anies.

Dengan begitu, PSBB di Jakarta akan berlangsung hingga 22 Mei 2020. Keputusan ini dibuat Anies mengingat pergerakan kasus Covid-19 di Jakarta masih terus bertambah meskipun PSBB sudah berjalan hampir 2 pekan.

  • Dipublish : 23 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami