Tak Terpengaruh Korona, Sirkuit Formula E di Monas Segera Dibangun

Desain sirkuit Formula E di Monumen Nasional melintasi Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (14/2). (dok. Jakpro)
Desain sirkuit Formula E di Monumen Nasional melintasi Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (14/2). (dok. Jakpro)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Persiapan Formula E di Jakarta sampai saat ini tidak terkendala meskipun tengah terjadi kasus virus korona di Indonesia. Belum ada rencana penundaan maupun pembatalan. Balapan masih dijadwalkan akan digelar pada 6 Juni 2020 mendatang.

Deputy Director of Communication Organizing Committee Formula E, Hilbram Dunar mengatakan, selain mempersiapkam aspek non teknis, penyelenggara direncanakan segera memulai pembangunan sirkuit. Hanya saja, dia masih merahasiakan kapan pembangunan itu dimulai.

“Rencananya sudah mulai mengurus memulai kontruksi sirkuit, tapi kapan tunggu saja info selanjutnya,” kata Hilbram saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (3/3).

Proses pembangunan sirkuit sendiri kata Hilbram sudah menyelesaikan tahap uji coba pengaspalan. Ada dua jenis aspal yang sempat diuji coba di atas batu alam (cobble stones) Monas. “Kemarin hasilnya komunikasi terakhir kami akan menggunakan geotextile,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan virus Korona sudah masuk ke Indonesia. Dua orang warga Negara Indonesia (WNI) positif terkena COVID-19. Mereka adalah ibu dan anak.

Dalam kasus itu, Presiden Jokowi mengklaim sejak awal pemerintah serius dan sangat ketat mengikuti protokol kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang berkaitan dengan virus Korona. Bahkan pemerintah bekerja sama dengan perwakilan WHO di Jakarta. Ketika ada kasus itu di Wuhan, Hubei Tiongkok, pemerintah juga mempersiapkan mengevakuasi 238 WNI.

Kejadian awal dimulai dari informasi bahwa orang Jepang yang datang ke Indonesia terkena virus dan kemudian tinggal di Malaysia. Pria itu dicek positif virus Korona. Ternyata orang yang terkena virus Korona itu berhubungan dengan 2 orang, yakni ibu yang berusia 64 tahun dan putrinya dengan umur 31 tahun. Lalu dicek, ternyata mereka sakit. (jp)

  • Dipublish : 3 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami