Tanggap Darurat Covid19 Diperpanjang

FOTO: FAISAL R. SYAM/FAJAR INDONESIA NETOWRK.
FOTO: FAISAL R. SYAM/FAJAR INDONESIA NETOWRK.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akan memperpanjang masa tanggap darurat Covid19 hingga 1 Juli mendatang. Ini setelah masa sebelumnya 13 April hingga 29 Mei berakhir.

Juru bicara gugus tugas Provinsi Jambi Johansyah saat dikonfirmasi via telepon oleh Jambi Ekspres (29/5) mengatakan untuk Surat Keputusan Gubernur Jambi terkait perpanjangan status tanggap darurat ini sudah ditetapkan.

“Diperpanjang hingga tanggal 1 juli, saat ini menunggu ditanda tangan Gubernur Jambi,” sampai Johansyah.

Ditanya terkait sumber keuangan APBD Provinsi Jambi yang dialokasikan Rp211 Miliar untuk menangani Covid19 pada masa tanggap darurat lalu kata Johansyah sedang akan dilaporkan saat wabah selesai. “Nanti laporannya, sekarang dalam proses penggunaan,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui khusus untuk dana tak terduga pertama ada Rp11 Miliar, yang dibagi untuk RSUD Raden Mattaher Rp7 Miliar, Dinas Kesehatan Rp2,5 Miliar dan BPBD Rp1,5 Miliar. Sedangkan Rp200 miliar adalah hasil refocusing APBD tahap dua yang digunakan untuk dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial.

Selain itu pada kemarin disebutkan Johansyah Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang perpanjangan jadwal belajar dari rumah dengan sistem online (dalam jaringan) dan persiapan new normal pada satuan pendidikan. SE ini bernomor 13/12 SE Disdik-2.1V/2020 tertanggal 29 Mei 2020.

Semula jadwal belajar online ini pada 18 Maret dan berakhir 29 Mei hari ini. Dan hari ini Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menambah perpanjangan jadwal hingga 6 Juni mendatang.

Johansyah yang juga menjabat Juru Bicara Pemprov Jambi menerangkan hal berdasarkan surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 Tanggal 18 Mei 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah dalam masa darurat penyebaran Covid-19, serta Surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Nomor S 1071/DISDIK 2.1/IV/2020 Tanggal 15 April 2020. Dalam hal Pelaporan Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar Mandiri Menggunakan Sistem Daring/Jarak Jauh.

“Sehubungan dengan hal tersebut, dijelaskan Johansya perpanjangan masa pelaksanaan belajar dari rumah sampai dengan tanggal 06 Juni 2020,” sampai Johansyah

Selanjutnya untuk memastikan terpenuhinya hak peserta didik dalam mendapatkan layanan pendidikan selama belajar dari rumah, satuan pendidikan wajib mempedomani dan melaporkan pelaksanaan belajar dari rumah tanggal 30 Mei hingga 06 Juni 2020 kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Cq. Bidang Persekolahan.

“Selama masa perpanjangan belajar dari rumah, satuan pendidikan mempersiapakan segala fasilitas yang dibutuhkan apabila kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan kembali beroperasi,” tambahnya.

Selanjutnya ada fasilitas yang harus dipenuhi dalam rangka new normal pada sektor pendidikan.

Khusus untuk persiapan new normal berarti siswa nantinya akan menjalani aktivitas belajar normal tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti pakai masker, berjarak 1 meter dan rajin cuci tangan.

Johansyah, mengatakan surat ini merupakan persiapan untuk new normal di satuan pendidikan namun belum mengetahui kapan sekolah akan diaktifkan kembali.

“Kita tunggu arahan pusat,” sampainya.

Sebelumnya Pemprov baru menetapkan perpanjangan jadwal belajar dari rumah diperpanjang hingga 6 Juni mendatang.

Adapun persiapan fasilitas new normal yang sudah dianjurkan dalam

SE ini bernomor 13/12 SE Disdik-2.1V/2020 yakni pertama, sekolah membuat spanduk-x-banner yang dipasang di depan sekolah tentang sosialisasi pencegagan Covid 19. Kedua, menyediakan alat pengukur suhu (thermo gun) untuk melakukan proses skrining kesehatan sebelum masuk sekolah. Ketiga, menyediakan washtafel/tempat cuvi tangan lengkap dengan sabun di depan ruang kelas dan ruang strategis lainnya.

Keempat, menyediakan disinfektan untuk membsihkan sarana sekolah laboratorium dan ruang ibadah secara periodik.

Lalu kelima, menyediakan masker cadangan (untuk pengganti bagi seluruh siswa yang membutuhkan), kemudian Optimalisasi fungsi UKS dan perlengkapannya.

“Selain itu juga penting untuk mengatur jarak bangku di dalam kelas dan ruang makan (bagi sekolah berasrama) dengan jarak 1 meter minimal antar siswa, dan meniadakan peralatan Ibadah yang digunakan secara bersama,” kata Johansyah.

Sementara ditambahkan Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M.Syahran berkaitan dengan new normal atau normal baru, pihaknya akan membahas protokol kesehatan covid-19 bersama tim gugus tugas covid-19 Provinsi Jambi dalam melakukan aktivitas belajar mengajar disekolah. Sehingga, proses belajar bisa dilakukan disekolah.

“Pengaktifan sekolah itu tidak sepihak oleh dinas pendidikan, harus ada koordinasi dan sesuai wilayah yang akan di tentukan oleh tim gugus covid-19,” tambahnya.

Kata Syahran memang untuk kedepan memang Kabupaten Kerinci disiapkan untuk penerapan new normal, namun pihaknya tak bisa mengatakan secara pasti bahwa dunia pendidikan di Kabaupaten Kerinci akan diaktifkan lebih dahulu. Pihaknya meminta untuk menunggu sampai kalender pendidikan aktif.

“Kita belum tau nanti seperti apa, ini tergantung gugus tugas covid, dan sekarang formatnya sudah kita siapkan,” sebutnya.

Kata dia, seminggu menjelang aktif sekolah dinas pendidikan akan berkoordinasi dnegan tim gugus. Karena waktu masih cukup lama, berharap keadaan bisa berubah. “Kita lihat nanti bagaimana situasi covid ini, mudahan bisa cepat berlalu,” tandansya.

Sebelumnya, pihaknya akan melihat kondisi dan situasi wilayah kabupaten kota di Provinsi Jambi apakah aman dari zona merah. Selanjutnya, pihaknya juga akan mengkaji teknis yang akan dilakukan dalam proses belajar di sekolah. Kemudian juga akan diberlakukan dua shift.

Siswa berdasarkan urutan absen dengan nomor ganjil yang akan terlebih dahulu masuk selama satu minggu. Sementara anak dengan absen genap masih belajar di rumah. (aba/fin)

  • Dipublish : 2 Juni 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami