Target Produksi Padi Hingga November 2019 Belum Tercapai

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

SERANG – Target produksi padi di Kabupaten Serang tahun ini belum tercapai. Hingga November 2019, produksi padi baru 496 ribu ton dari target 523 ribu ton tahun ini.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, pihaknya masih mengejar sisa target 27 ribu ton gabah kering giling untuk mencapai target produksi tahunan. “Target kita 523 ribu ton gabah kering giling, hingga November baru tercapai 496 ribu ton,” katanya melalui sambungan telepon seluler, Kemarin (13/12).

Zaldi mengatakan, belum tercapainya produksi padi itu lantaran terjadi gagal panen di sejumlah wikayah. Pihaknya mencatat ada 1.326,5 hektare sawah yang puso sepanjang musim kemarau. “Ini karena musim kemarau yang panjang dan air irigasi yang surut,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya optimistis target tersebut akan tercapai hingga akhir Desember. Ia mengestimasi di Desember ini ada lebih dari 27 ribu ton padi yang akan dipanen. “Tapi angka realnya kita lihat nanti di akhir Desember,” terangnya.

Dikatakan Zaldi, untuk mengejar target itu pihaknya akan mengoptimalkan panen di seluruh wilayah. Artinya, tidak hanya mengandalkan wilayah lumbung padi saja. “Di wilayah barat dan selatan juga walaupun kecil-kecil kita harapkan bisa berkontribusi untuk mengejar target,” ucapnya.

Petani asal Kecamatan Tirtayasa Sanwani mengatakan, hasil panen padi tahun ini memang berkurang. Para petani banyak yang merugi karena gagal panen. “Sekarang sudah susah, balik modal saja sudah sukur,” katanya.

Ia mengatakan, kondisi itu karena musim kemarau yang berkepanjangan. Selain itu, karena air irigasi yang kering karena sedang dilakukan normalisasi. “Sementara di sini semuanya bergantung pada tadah hujan, ini kekeringan sudah lama sekali,” ucapnya.

(fin.co.id)

  • Dipublish : 14 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami