Tarif Charging Kendaraan Listrik Indonesia Termurah Kedua di Dunia

Foto : FAJAR INDONESIA NETWORK : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mendengarkan pertanyaan dari anggota Komisi VII DPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).
Foto : FAJAR INDONESIA NETWORK : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mendengarkan pertanyaan dari anggota Komisi VII DPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif memastikan, jika tarif pengecasan (charging) kendaraan listrik di Indonesia salah satu yang termurah di dunia setelah Cina.

“Tarif di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) antara Rp1.644-Rp2.466 per kWh. Jadi tarif ini lebih murah dari negara-negara lain di dunia,” kata Arifin Tasrif saat jumpa pers, Jumat (23/4/2021).

Arifin mengatakan, bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air. Hal tersebut didukung Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 tahun 2020.

“Isinya mengatur soal aturan ketenagalistrikan, aturan tentang stasiun pengisian, dan penukaran baterai umum,” terangnya.

Untuk itu, Arifin mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik. Menurutnya, biaya energi kendaraan listrik jauh lebih murah daripada kendaraan berbasis BBM.

“Apabila dibandingkan dengan yang konvensional, KBLBB (kendaraan bermotor listrik berbasis baterai) ini empat kali lebih hemat,” pungkasnya. (der/fin)

  • Dipublish : 23 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami