Taufik Hidayat Tersangkut Suap KONI

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan pebulutangkis Taufik Hidayat. Pemeriksaan dilakukan terkait penyelidikan dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Selama pemeriksaan, Taufik mengaku dicecar sedikitnya sembilan pertanyaan oleh penyelidik. Pertanyaan tersebut sebagian besar mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dirinya selama menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Wasatlak Prima) tahun 2016 dan Staf Khusus (Stafsus) Kemenpora 2017-2018.

“Cuma itu saja, saya sebagai Stafsus, saya di Wasatlak Prima sebagai apa, kerjanya apa di situ, itu saja,” ujarnya usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/8).

Taufik menyatakan tidak mengetahui secara persis kasus yang melatarbelakangi pemeriksaannya. Pasalnya, ia tidak ditanyai soal kasus dugaan suap dana hibah Kemenpora ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang sebelumnya ditangani KPK dan kini masih bergulir di persidangan.

Selain ditanya soal tupoksi jabatannya, ia mengaku ditanya apakah dirinya mengenal Menpora Imam Nahrawi dan Asisten Pribadi (Aspri) Menpora Miftahul Ulum. “Kenal Pak Imam di mana? Itu-itu saja sih, enggak ada yang lebih. (Miftahul Ulum) ya ditanya. Ditanya kenal? Ya kenal, gitu saja,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan tidak ada peristiwa bagi-bagi honor di Satlak Prima selama dirinya menjabat. “Enggak, enggak. Enggak ada,” pungkasnya.

Senada dengan Taufik, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, pemeriksaan kali ini dilakukan guna penyelidikan dugaan korupsi di Kemenpora. Ia menambahkan, Taufik diperiksa sebagai Wasatlak Prima dan Stafsus Kemenpora.

Febri pun enggan menjelaskan lebih rinci materi pemeriksaan maupun kasus apa yang tengah dilidik pihaknya. Ia beralasan, saat ini perkara masih berada di tahap penyelidikan. “Nanti akan diumumkan lebih lanjut jika perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan,” ucapnya. (riz/fin/tgr)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 2 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami