Tenggak Susu Fermentasi, Warga Surabaya Tewas Saat Bertamu

Petugas dibantu relawan dan warga mengevakuasi jenazah korban di Desa Kembangringgit, Kec. Pungging, untuk dibawa ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Kamis (12/12). (khudori/radarmojokerto.id)
Petugas dibantu relawan dan warga mengevakuasi jenazah korban di Desa Kembangringgit, Kec. Pungging, untuk dibawa ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Kamis (12/12). (khudori/radarmojokerto.id)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Mojokerto – Warga Dusun Bajangan, Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, digemparkan dengan tewasnya Abdullah, 65. Warga asal Kedungsari, Kota Surabaya itu, meregang nyawa setelah menenggak minuman kemasan di rumah Joko, warga setempat.

’’Menurut keterangan keluarga, dia memang memiliki sakit jantung,’’ ungkap Kapolsek Pungging AKP Suwiji, kemarin. Dari hasil oleh tempat kejadian perkara (TKP), sekitar pukul 07.00, mulanya korban bertamu ke rumah Joko. Korban datang mengendarai sepeda motor Kawasaki Blitz R Nopol S 5901 NE dengan membawam minuman kemasan fermentasi susu ukuran botol kecil.

Setibanya, di rumah Joko, korban kemudian dipersilakan istirahat di ruang tamu. Namun, tak berselang lama korban tiba-tiba tak sadarkan diri. ’’Dari lima botol fermentasi susu yang dibawa, korban ini sudah minum tiga botol. Usai meminum kurang lebih jarak lima menit, korban tiba-tiba tak sadarkan diri,’’ paparnya.

Mengetahui korban tak sadarkan diri, pemilik rumah bersama istri berusaha mencarikan minuman kelapa muda atau degan. Namun, takdir berkata lain. Belum sempat meminum degan, korban diketahui sudah meninggal dunia.

’’Saksi mata maupun pemilik rumah langsung melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan kepolisian,’’ tuturnya. Suwiji menyebutkan, hasil identifikasi tim Satreskrim Polres Mojokerto, di tubuh korban memang tidak ditemukan bekas penganiyaan. Artinya, dugaan kuat tidak ada unsur pidana dalam tewasnya korban. Korban diduga meregang nyawa karena riwayat penyakit jantung yang dialaminya kambuh.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mulut korban diketahui mengeluarkan busa. Namun, untuk memastikan kematian korban, apakah akibat penyakit jantung yang dideritanya kambuh, atau sebab minuman petugas membawanya ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. (jp)

  • Dipublish : 13 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami