Terkena Peluru Karet, Mata Kanan Veby Mega Indah Tak Bisa Lagi Melihat

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

HONG KONG– Veby Mega Indah, jurnalis yang tertembak peluru karet saat meliput demonstrasi di Hong Kong, tak akan bisa melihat dengan sempurna lagi. Mata kanannya alami kerusakan.

Sebab, menurut dokter yang merawatnya, mata kanan Veby cedera parah hingga tak lagi bisa melihat.

Hal tersebut disampaikan Michael Vidler, pengacara Veby. Dia mengatakan, pupil mata kanan Veby robek karena hantaman dahsyat. ”Seberapa parah kerusakan akan diketahui setelah operasi dilakukan,” tulisnya dalam pesan singkat yang beredar.

Vidler juga mengatakan bahwa pihaknya sudah memegang bukti terkait amunisi yang ditembakkan dalam insiden Minggu lalu (29/9). Menurut dia, yang menembus kacamata pelindung Veby bukan peluru tumpul (bean bag) seperti dugaan awal. Namun, proyektil karet. ”Kami menerima bukti tersebut dari pihak ketiga,” ungkapnya.

Veby terluka saat meliput unjuk rasa akhir pekan di Hongkong. Jurnalis Suara, media berbahasa Indonesia di Hong Kong itu sebenarnya sudah mengenakan rompi neon dengan tulisan press dan tanda pengenal. Dia juga berkumpul di antara para jurnalis.

Namun, dalam video yang diunggah kanal YouTube BarryMa TV, terlihat polisi sengaja membidik kumpulan wartawan. Seorang polisi terlihat menembakkan senjatanya sembari turun dari tangga hingga membuat mata kanan Veby terkena peluru karet.

Sementara itu, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri RI Joedha Nugraha mengatakan sedang berkoordinasi untuk memastikan kabar tersebut. (jpg)

 

  • Dipublish : 3 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami