Teroris yang Diciduk di Bandara Soetta Anggota JI, Bukan Muhammadiyah

ILUSTRASI Teroris. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)
ILUSTRASI Teroris. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
JARINGAN MEDIA – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri menangkap terduga teroris berinisial FA di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Belakangan FA disebut-sebut sebagai Pengurus PP Pemuda Muhammadiyah.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono memastikan kabar tersebut tidak benar. FA dipastikan berstatus sebagai anggota organisasi teroris Jamaah Islamiyah (JI) Jogjakarta.

“Kami ingin meluruskan pemberitaan yang menyebutkan terduga teroris FA adalah pengurus PP Muhammadiyah itu tidak benar. Memang strategi JI adalah membenturkan pemerintah dengan organisasi agama yang ada agar terjadi konflik,” ujar Argo dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/4).

Menurut Argo, hasil dari penyidikan, FA merupakan anggota JI yang berperan cukup vital. Dia bertugas untuk melakukan doktrinisasi terhadap anggota JI.

“Yang bersangkutan melakukan perekrutan beberapa orang untuk masuk ke dalam organisasi JI dan melakukan I’dad atau pelatihan militer dan mendaki Gunung Lawu yang merupakan salah satu tahapan persiapan dalam aktivitas terorisme kelompok ini,” jelas Argo.

FA juga tercatat melakukan perjalanan ke Turki untuk membangun komunikasi dan jaringan dengan tokoh-tokoh Al Qaeda. Hal ini terkait erat dengan strategi JI yaitu mendukung gerakan terorisme global.

Diketahui, Tim Densus 88 menangkap FA di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (8/4) lalu. Dia ditangkap bersama istrinya DM setelah pulang dari Turki. (Jm/jawapos)

  • Dipublish : 10 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami