Terpidana Mati Asal Tiongkok Enam Bulan Gali Terowongan 30 Meter

Foto udara Lapas Kelas I Tangerang, Banten, kemarin (21/9). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Foto udara Lapas Kelas I Tangerang, Banten, kemarin (21/9). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Di film The Shawshank Redemption, Andy Dufresne kabur dari penjara dengan menggali terowongan tanpa diketahui teman dekatnya, Ellis Boyd ”Red” Redding.

Cara serupa dilakukan Cai Changpan alias Antoni alias Cai Ji Fan, 53, saat melarikan diri dari Lapas Kelas I Tangerang. Bedanya, kaburnya Cai Changpan dengan cara menggali lubang itu diduga diketahui rekan satu selnya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng, dan barang lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pemeriksaan telah dilakukan terhadap empat pegawai dan satu orang sipil. ”Kami juga akan meminta keterangan beberapa orang karena dari informasi yang kami dapat, (persiapan Red) napi yang kabur ini sudah berjalan enam bulan. Kami coba lakukan kroscek,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin (21/9).

Dalam rentang enam hingga delapan bulan lalu, kata Sugeng, juga terdapat pembangunan dapur di lapas berkapasitas 600 penghuni itu. Saat ini pihaknya masih mendalami apakah ada keterlibatan para pekerja bangunan memberikan bantuan alat-alat tersebut. ”Apakah alat-alat yang digunakan napi diperoleh dari tukang itu? Kami masih meminta data siapa saja yang bekerja untuk membangun dapur,” terangnya.

Dari hasil pendalaman, panjang lubang yang digali Cai Changpan mencapai sekitar 30 meter. Diameter lubang hanya muat satu orang. Teman sekamar Cai Changpan pernah diajak ikut melarikan diri. ”Di dalam ruangan (sel Cai Changpan, Red) ini ada dua orang. Memang yang satu orang ini pernah diajak melakukan kegiatan melarikan diri. Tapi, yang bersangkutan tidak mau dan dia yang menginformasikan bahwa itu (menggali lubang, Red) sudah dilakukan selama enam bulan,” jelas Sugeng.

BURON: Cai Changpan alias Cai Ji Fan (kanan). Gorong-gorong tempat Cai Changpan melarikan diri yang berada di samping Lapas Kelas I Tangerang (kiri). (LAPAS KELAS 1 TANGERANG FOR JAWA POS-RENDY SETIAWAN/TANGERANG EKSPRES)

Kemarin Jawa Pos mencoba melakukan rekonstruksi untuk mendapatkan gambaran bagaimana Cai Changpan kabur dari lapas yang dibangun di atas tanah seluas 5 hektare tersebut. Gambar udara yang diperoleh menunjukkan bahwa lokasi selokan di depan rumah kontrakan Tugino –yang menjadi ”pintu keluar” Cai Changpan– berjarak puluhan meter dari blok D, sel Cai Changpan.

Merujuk denah bangunan, jalur terowongan yang digali Cai Changpan ditengarai berada di bawah lahan terbuka dan tembok pagar lapas sisi kiri. Jika demikian, kedalaman lubang terowongan diperkirakan ada yang mencapai lebih dari 3 meter. Sebab, sepengetahuan Uce Kusnaini, warga sekitar, fondasi tembok pagar dulu dibangun lebih dari 3 meter.

Kedalaman fondasi tembok pagar itu menjadi penting bagi Cai Changpan agar terowongan yang dibuatnya bisa tembus ke luar lapas. Tanpa mengetahui hal tersebut, Cai Changpan bakal sulit melancarkan aksinya. Nah, dari mana Cai Changpan tahu soal kedalaman fondasi itu? Sampai saat ini tim penyelidikan yang dibentuk pihak-pihak terkait belum menjawabnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Rika Aprianti belum memberikan update perkembangan terkait kerja tim penyelidikan. Saat dikonfirmasi, Rika enggan memberikan komentar. Meski begitu, sebelumnya dia menegaskan bahwa tim gabungan yang dibentuk telah melakukan serangkaian pemeriksaan.

Sebagaimana diberitakan, Cai Changpan kabur dari lapas pada Senin (14/9) pekan lalu. Sudah sepekan, tim gabungan lapas dan kepolisian belum berhasil mendeteksi jejak pelarian napi yang divonis mati karena menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu seberat 110 kilogram itu. Cai Changpan tercatat pernah melarikan diri dari rumah tahanan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri pada 24 Januari 2017. (jp)

Cai Changpan, terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok, pekan lalu berhasil kabur melalui terowongan yang tembus ke selokan depan rumah warga. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
  • Dipublish : 22 September 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami