Tersangka Pemberi Suap Calon Besan Ketua MPR

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Ada nama Suharjito selaku pihak swasta yang masuk list pihak-pihak yang diamankan KPK. Suharjito diduga sebagai pihak pemberi suap. “KPK menetapkan pemberi (suap, Red) adalah SJT (Suharjito),” ujar Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. Suharjito menjadi satu-satunya tersangka pemberi suap.

Suharjito merupakan chairman holding company PT Dua Putera Perkasa (DPP). Dia juga calon besan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). September lalu, salah satu anak gadis Bamsoet dilamar oleh anak Suharjito. “Anaknya (Suharjito, Red) tunangan sama anak Bamsoet,” kata seorang penyidik yang menangani perkara tersebut kepada Jawa Pos.

Kabar pertunangan itu sempat diunggah Bamsoet di akun Instagram pribadinya, @bambang.soesatyo, pada 7 September lalu. Bamsoet juga sempat mem-posting foto bersama Suharjito di akun IG yang memiliki 237 ribu pengikut itu. ’’Detik-detik Laras ’ditembak’ Adit. Laras adalah salah satu anak perempuan Bamsoet. Sedangkan Adit adalah anak Suharjito.’’ Demikian bunyi caption dalam posting-an tersebut.

Penelusuran Jawa Pos, Adit merupakan anak Suharjito yang menjabat direktur utama (Dirut) PT DPP. Hal itu diketahui dari situs resmi PT DPP. Perusahaan yang bergerak di bidang impor, ekspor, serta distribusi makanan mentah dan olahan itu berdiri sejak 1998. Perusahaan tersebut mengklaim memiliki teknologi industri makanan. Baik dalam pengolahan, penyimpanan, maupun pendistribusian.

Semula PT DPP bergerak di bisnis perdagangan produk daging, seafood, lalu merambah bisnis poultry. Kemudian, PT DPP menambah divisi usaha dengan memproduksi makanan olahan siap saji dengan brand King Food. Perusahaan itu berambisi merajai produk makanan olahan di pasar dalam negeri dan mengekspor produk-produknya ke luar negeri. Baru-baru ini, PT DPP tercatat sebagai perusahaan eksporter benur yang membuka cabang di Kaur, Bengkulu.

Di sisi lain, Bamsoet memilih bungkam terkait penangkapan calon besannya oleh KPK. Pesan singkat yang dikirim Jawa Pos ke nomor WhatsApp (WA) Bamsoet dibaca, tapi tidak dibalas. Mantan ketua DPR tersebut malah mengirim rilis pers tentang pelantikan pengurus pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). PT DPP juga belum bisa memberikan konfirmasi kepada Jawa Pos. Berkali-kali dihubungi melalui nomor resmi perusahaan, tidak ada jawaban sama sekali hingga berita ini diturunkan. (jp)

  • Dipublish : 26 November 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami