The Jakmania pun Ingin Kotanya Sehat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA, – Kesadaran warga Jakarta semakin tinggi untuk menyelamatkan kota dari serangan wabah covid-19. Mereka tidak mau Ibu Kota terus-terusan menjadi penyumbang terbesar kasus SARS-Cov-2.

Banyak komunitas-komunitas kecil melakukan aksi antisipasi agar penularan virus korona dapat dihentikan. Terbaru dari The Jakmania, kelompok suporter klub Persija Jakarta.

The Jakmania menyisir beberapa kelurahan di Jakarta dengan menyemprotkan disinfektan. Cara itu mereka anggap agar sumber-sumber hinggapnya virus korona bisa hilang.

““Kami terpanggil untuk melakukan aksi sosial ini. Pandemi Covid-19 memang harus dihadapi bersama,” ujar Ketua The Jakmania Korwil Tenabang Muntasir kepada JawaPos.com, Minggu (12/4).

Menurut Muntasir, memutus mata rantai sebaran virus korona haruslah dengan meningkatkan kesadaran warganya. Warga Kota Jakarta mestin bergotong royong menjaga lingungannya.

Adapun aksi-aksi penyemprotan disinfektan yang dilakukan The Jakmania dilakukan bersama kelompok-kelompok Dasa Wisma yang tersebar di Jakarta.

Mereka menyasar fasilitas umum, rumah ibadah, dan rumah warga yang tersebar di Kelurahan Kebon Melati, Petamburan, Bendungan Hilir, dan Karet Tengsin. Semua itu terdapat di Jakarta Pusat. Semua penyemprotan itu dilakukan sebelum Jakarta memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Muntasir mengatakan, para anggota The Jakmania memiliki kegelisahan yang sama atas pandemi covid-19. Mereka ingin kotanya sehat. “Kota Ini Mau Sehat adalah tema kegiatan kami,” ujarnya.

Dia bercerita, dalam penyemprotan disinfetkan pihaknya mendapat antusias dari warga. Masyarakat ikut membantu proses penyemprotan. “Kesadaran warga sangat bagus,” katanya.

Berdasar situs corona.jakarta.go.id per Minggu 12 April 2020 menyatakan jumlah pasien positif mencapai 2.082, warga yang meninggal akibat covid-19 sebanyak 195 orang dan yang sembuh 142 sembuh.

Anggota The Jakmania Herryanto mengatakan, Jakarta memang menjadi episentrum. Namun, semuanya pasti segera diatasi karena semua bersinergi. “Kami terjun membantu warga yang terkena musibah,” ujarnya.

“Kami optimistis Jakarta akan bebas Covid-19. Dengan bergotong royong, kota ini akan menjadi sehat kembali.” (jp)

  • Dipublish : 13 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami