Tiba dari Tiongkok, Mahasiswi Asal Karanganyar Masuk Isolasi Moewardi

Pihak RSUD Dr Moewardi saat menunjukkan ruang isolasi rumah sakit beberapa waktu lalu (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
Pihak RSUD Dr Moewardi saat menunjukkan ruang isolasi rumah sakit beberapa waktu lalu (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SOLO – Seorang mahasiswa asal Karanganyar dirawat di Ruang Isolasi Anggrek 1 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi. Dara 18 tahun yang menempuh studi di Universitas Nanjing itu mengeluh demam dan batuk setelah pulang dari Tiongkok, Rabu lalu (29/1).

Kasubbag Humas dan Hukum RSUD Dr Moewardi Eko Haryati mengungkapkan, pasien tersebut awalnya diperiksa di salah satu puskesmas di Karanganyar. Namun setelah menunjukkan gejala demam dan batuk, mahasiswi itu dirujuk untuk dirawat di ruang isolasi rumah sakit milik Pemprov Jateng ini.

“Dia infonya kuliah di Tiongkok,  dan kemarin mengeluhkan batuk dan panas. Terus tadi periksa ke Puskesmas Colomadu kemudian dirujuk ke sini (RSUD Dr Moewardi). Masuk ke sini sejak Sabtu (1/2) pukul 10.00 lewat IGD,” kata Eko dikonfirmasi Minggu siang (2/2).

Ditambahkan Eko, setelah tiba di rumah sakit selanjutnya pasien tersebut langsung dimasukkan ke ruang isolasi instalasi gawat darurat kemudian dibawa ke ruang isolasi di bangsal anggrek. “Kami tangani karena merasakan batuk dan demam serta ada riwayat bepergian ke Tiongkok. Jadi penanganannya sama dengan simulasi (korona) meski belum bisa disebut sebagai suspect. Ini untuk antisipasi penanganannya sama,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan laboratorium awal dan foto thorax, sementara menunjukkan tidak ada kelainan. Eko menegaskan, sampai sekarang belum menetapkan statusnya pasien sebagai suspect virus corona 2019-nCoV. Meski begitu, tim dokter yang melakukan penanganan masih menempatkan pasien ini di bangsal isolasi.

Eko mengatakan, saat ini suhu tubuh pasien sudah berangsur menurun dibandingkan ketika kali pertama datang ke RSUD Dr Moewardi. “Untuk memastikan, kami tadi (Minggu (2/2) kemarin) sekitar jam 11.30 kembali melakukan pengecekan ulang. Namun sampai saat ini saya belum mendapat kabar terbaru terkait hasil tesnya seperti apa,” ucapnya.

“Hasil ini akan menjadi acuan tim dokter. Kalau ternyata tidak ada mengarah ke korona, maka akan dipindahkan ke bangsal. Kalau terus membaik, besok atau lusa kemungkinan sudah boleh pulang,” ujarnya.

Di bagian lain, warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok oleh pemerintah telah tiba di Natuna untuk dikarantina selama dua pekan. Belum diketahui apakah salah satu di antara rombongan ini adalah Hilyatul Millati Rusdiyah, 33, mahasiswa asal Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Klaten yang sempat tertahan di Wuhan. Sebab, sampai kemarin keluarga belum bisa kontak dengan dia.

Suami perempuan yang akrab disapa Milla, Ahmad Syaifuddin Zuhri, 35, mengaku belum mendapat kabar soal ratusan WNI yang dievakuasi dari Wuhan ke Batam berlanjut karantina di Natuna. “Insya Allah nantinya akan pulang ke Klaten. Tapi terkait kabarnya saat ini, saya belum bisa kontak istri saya lagi,” jelasnya.

Saat ditanya, apakah nanti ada penyambutan khusus dari pihak keluarga atas kepulangan Milla, Zuhri mengatakan, keluarga akan menjemput dari bandara  terdekat.

Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten Wahyuning Nugraheni mengatakan, bila Milla sudah tiba di Klaten, dinkes akan mengunjungi rumahnya. Hal itu dilakukan untuk mengonfirmasi kondisi kesehatan dia terkini. Termasuk mendata kronologis selama di Wuhan hingga di karantina.

“Sebenarnya kalau sudah dikarantina kan sudah sehat. Karena di sana (dipantau) 14 hari,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinkes Klaten sempat mengonfirmasi kondisi kesehatan dari suami Milla yakni Ahmad Syaifuddin Zuhri, 35, beserta anak semata wayangnya yang masih berumur 2 tahun usai pulangdari Wuhan pada 9 Januari lalu. Pemeriksaan dilakukan pada 28 Januari lalu dengan hasil tidak ditemukan indikasi tertular virus korona. (radarsolo.jawapos.com)

  • Dipublish : 3 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami