Tiba-Tiba Jatuh, Meninggal di Titik Nol

BPBD DIJ Evakuasi Korban dengan APD ( GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA )
BPBD DIJ Evakuasi Korban dengan APD ( GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA )
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, JOGJA,- Kawasan Titik Nol Kilometer Jogja kemarin sore (30/3) tiba-tiba ramai. Seorang pria yang mengendarai sepeda motor jatuh tergeletak di jalan depan Kantor Pos Besar itu. Tak ada yang berani mendekat, apalagi menolong. Warga pun panik di tengah merebaknya wabah virus korona.

Warga kemudian lapor ke polisi. Polisi yang datang segera menutup jalan di sekitar Titik Nol. Pukul 17.30 petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIJ datang ke lokasi, lengkap dengan memakai alat pelindung diri (APD) seperti saat menangani pasien Covid-19.

Petugas BPBD langsung mengevakuasi korban dengan menyemprotkan cairan disinfektan. Korban kemudian dibawa ke RSUP Dr Sardjito Jogja. Saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kapolsek Gondomanan Kompol Purwanto menyebutkan, korban adalah Dulhadi, 50, warga Mejing Lor, Ambar Ketawang, Gamping, Sleman. Dia seorang pegawai honorer yang bekerja sebagai pengurus jenazah di RS Bethesda Jogjakarta.

“Korban meninggal ketika menunggu lampu merah, tepatnya di depan Kantor Pos Besar. Bukan karena virus korona. Namun diduga karena penyakitnya kambuh,”  jelas Purwanto saat dikonfirmasi.

Terkait penyebab awal korban terjatuh dan kemudian meninggal dunia, perwira polisi ini mengaku belum dapat memastikan. Namun menurut keterangan adik korban, Waris Supriyadi, Dulhadi memiliki riwayat epilesi dan jantung. “Adiknya juga mengatakan jika korban sering pingsan sendiri,”  tambahnya.

Menurut salah seorang saksi di lokasi kejadian, Listiyono, 48, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15. Korban mengendarai sepeda motor dari arah timur ke barat. Saat berhenti di traffic light depan Kantor Pos Besar Jogja itu, tiba-tiba korban terjatuh.

“Saya melihat korban tiba-tiba kejang dan disertai sesak napas. Lalu tidak sadarkan diri,” tuturnya. Melihat kondisi korban, Listyono tidak berani mendekat. Dia kemudian menghubungi Pos Lalu Lintas. (cr1/laz/radarjogja)

  • Dipublish : 31 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami