Tidak Ada Lonjakan Pemakaman dan Kremasi Jenazah di Surabaya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SURABAYA,– Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya menyatakan, hingga Maret tidak ada lonjakan kegiatan pemakaman dan kremasi jenazah yang kemungkinan berhubungan dengan merebaknya wabah Covid-19. Ada 929 kegiatan pemakaman dan kremasi pada Januari, turun menjadi 792 pada Februari, dan naik lagi menjadi 911 pada Maret.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemakaman Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya Aswin Agung di Surabaya mengatakan, data tersebut berasal dari data pemakaman jenazah di taman pemakaman umum milik Pemerintah Kota Surabaya. Tidak mencakup pemakaman dan kremasi yang dilakukan di luar fasilitas milik pemerintah kota.

”Untuk data April masih dalam proses. Jadi bukan data kematian warga. Karena itu ada di Dispenduk (Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil),” ujar Aswin pada Sabtu (25/4).

Menurut dia, tidak ada kenaikan signifikan kegiatan pemakaman dan kremasi jenazah di Surabaya sejak Covid-19 merebak di wilayah Indonesia pada awal Maret. ”Sebelum kabar soal Covid-19 ini marak, petugas kami bisa menjalankan tugas pemakaman dan kremasi seperti biasa,” kata Aswin.

Dia mengatakan, saat ini pelaksanaan pemakaman dan kremasi jenazah dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus korona. ”Seluruh petugas kami sudah dilengkapi dengan APD (alat pelindung diri) sesuai protokol kesehatan saat menjalankan tugasnya, apapun yang menjadi penyebab kematian jenazah. Keselamatan petugas harus dijaga karena mereka juga memiliki keluarga,” terang Aswin.

Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemakaman Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya mencatat peningkatan kegiatan pemakaman dan kremasi terjadi pada akhir 2019, dari 923 pada November menjadi 1.103 pada Desember. Namun tidak menjelaskan penyebab khususnya. (jp)

  • Dipublish : 25 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami