Tiga Kali Wali Kota Medan Terjerat Korupsi, Selanjutnya Bagaimana?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MEDAN – Kota Medan punya pengalaman pilu dalam antikorupsi. Tiga kali wali kota Medan terjerat rasuah. Di Pilkada 2020, masyarakat mempertanyakan komitmen sang bakal calon untuk tidak mengulang pengalaman kelam tersebut.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) Faisal Riza, komitmen tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat di Kota Medan terlebih dalam rangka menyambut Pilwali Medan 2020.

“Wali kota selanjutnya bagaimana? Harus menunjukkan komitmen yang tegas melawan korupsi. Terutama dalam perbaikan birokrasi. Apalagi jika nantinya wali kota ke depannya berasal dari generasi milenial,” kata Faisal Riza kepada wartawan, Jumat (26/6).

Komitmen antikorupsi itu, tegas Faisal, jangan hanya sekadar lips servis. Harus ada tindakan konkret. Tidak adalah lagi pihak Pemkot Medan yang terjerat korupsi, apalagi wali kotanya.

Disadari Faisal, bobot masalah di Kota Medan tergolong berat. Untuk membenahinya membutuhkan komitmen besar dari wali kota. Sikap itu bisa diharapkan dari generasi muda atau kalangan muda yang memimpin kota saudagar tersebut.

“Harapan itu bisa ditumpangkan kepada Bobby Nasution. Dia sebagai generasi milenial dan jika benar-benar serius ingin berbuat untuk Medan,” tandas Faisal. (jp)

  • Dipublish : 26 Juni 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami