Tiga Kelompok yang Tidak Bisa Divaksinasi

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MAKASSAR– Vaksin virus Covid-19 telah mulai dikembangkan, dan akan disebar di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Sulsel.

Jika vaksin sudah tersedia untuk masyarakat umum, tentunya ada hal-hal yang mesti diperhatikan.Diantaranya efek samping pada penerimanya.

Meskipun sebagian besar efek sampingnya ringan dan hilang dalam beberapa hari. Kemudian memperharikan siapa-siapa saya yang tak boleh divaksin.

Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, dr Halik Malik mengatakan beberapa yang belum diprioritaskan untuk vaksinasi di tahap awal.

Memang secara bertahap akan disesuaikan dengan jumlah vaksin dan hasil penilaian terhadap vaksin yang ada

Kata dr Halik, ada beberapa yang tercatat sementara ini tak boleh diberikan pada anak di bawah 16 tahun, ibu hamil dan pemilik riwayat penyakit alergi.

“Penilaian lebih lanjut terkait kelompok ini masih berlangsung sehingga pada tahap awal vaksinasi Covid-19. Didahulukan pada kelompok sasaran di usia 18 hingga 59 tahun yang memenuhi kriteria prioritas,”tuturnya.

Untuk anak-anak, sejauh ini vaksin belum diuji cobakan pada mereka yang memiliki usia 16 tahun kebawah.

Sehingga belum ada bukti kalau vaksin itu aman atau tidak untuk anak-anak, karena baru diuji coba pada orang dewasa.Sementara untuk ibu hamil, Kurangnya pengumpulan data sistematis menunda persetujuan penggunaan vaksin pada ibu hamil.

“Vaksin aman tetapi Dokter kandungan mengatakan bahwa masih ada kekhawatiran tentang obat yang sedang diuji untuk mengobati COVID-19,”ucapnya.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan mengenai siapa yang harus diprioritaskan, tetap masih menunggu juknis dari pemerintah pusat mengenai pembagian dan metode penetapannya.

Untuk prioritasnya sendiri, ia meminta Dinkes Sulsel untuk mendata terlebih dahulu warga yang ada di Sulsel. Siapa yang menjadi prioritas dulu, nanti dilihat setelah data rampung.

“Kalau dari pemerintah tentu harus ikut aturan dari pemerintah, dan ada beberapa memang yang sama sekali tidak boleh di vaksim sebelum ada perintah dari pusat,” tutupnya.(wis/fajar.co.id)

  • Dipublish : 16 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami